Kamis, 23 Juli 2026 | 11:10
CULINARY

Hidangan Favorit Selama Puasa, dari Kolak hingga Gorengan Masih Juara

Hidangan Favorit Selama Puasa, dari Kolak hingga Gorengan Masih Juara
Kolak dan gorengan (Dok Freepil/Askara)

ASKARA - Bulan puasa selalu punya cerita sendiri, termasuk soal makanan. Selain menjadi momen ibadah dan pengendalian diri, Ramadan juga identik dengan hidangan khas yang selalu dinanti saat berbuka maupun sahur.

Di berbagai daerah, menu favorit selama puasa cenderung memiliki pola yang sama: manis untuk mengembalikan energi, hangat untuk menenangkan perut, dan gurih sebagai “penutup kebahagiaan” setelah seharian menahan lapar dan haus.

Kolak Masih Jadi Primadona

Kolak pisang, kolak ubi, hingga kolak campur masih menjadi salah satu hidangan paling populer saat Ramadan. Rasa manis dari gula aren dan santan dianggap cocok untuk mengembalikan stamina dengan cepat.

Takjil Segar: Es Buah dan Es Campur

Selain kolak, menu segar seperti es buah, es campur, dan es blewah juga menjadi favorit banyak orang. Minuman ini kerap diburu di pasar takjil karena menyegarkan setelah seharian berpuasa.

Gorengan: “Menu Wajib” yang Tak Pernah Sepi

Meski sering diingatkan untuk tidak berlebihan, gorengan tetap menjadi salah satu menu favorit masyarakat. Bakwan, risol, tahu isi, hingga tempe mendoan selalu laris manis, terutama menjelang magrib.

Kurma dan Air Putih: Pilihan Sunnah

Sebagian masyarakat memilih berbuka dengan kurma dan air putih sesuai sunnah. Menu sederhana ini dianggap menyehatkan, sekaligus menjadi simbol kesederhanaan dalam ibadah puasa.

Menu Berat: Nasi, Lauk, dan Sayur Tetap Dicari

Setelah takjil, menu utama seperti nasi dengan ayam goreng, ikan, rendang, sayur asem, atau sop juga menjadi andalan. Di sejumlah daerah, hidangan khas seperti gulai, opor, dan sambal juga mendominasi meja makan.

Sahur: Praktis Tapi Mengenyangkan

Untuk sahur, menu favorit biasanya lebih praktis. Banyak orang memilih nasi dengan telur, mie, atau lauk sederhana. Namun belakangan, makanan sehat seperti oatmeal, buah, dan sup juga mulai diminati.

Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga soal kebersamaan. Hidangan favorit selama puasa sering kali bukan sekadar soal rasa, melainkan tentang suasana: keluarga berkumpul, obrolan hangat, dan syukur sederhana di meja makan.

 

 

Komentar