Hujan Deras Guyur Tapteng-Tapsel, Tim TRAMP-FMMB Siaga di Batangtoru
ASKARA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam tiga hari terakhir menyebabkan debit air mulai meningkat dan meluap di sejumlah titik.
Informasi tersebut disampaikan relawan Yayasan Sosial Kemanusiaan Top Ranger and Mountain Pathfinder (TRAMP) bersama relawan aksi tanggap musibah Forum Masjid Musholla BSD & Sekitarnya (FMMB), Muhammad Ismukandar Mandji, pada Senin (waktu setempat).
Meski demikian, Ismukandar menyebut kondisi di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, lokasi tim Aksi Tanggap Musibah FMMB-TRAMP berada, masih terpantau aman dan terkendali.
“Air sudah mulai meluap di beberapa titik, tapi Alhamdulillah di Desa Garoga tempat tim berada masih dalam keadaan aman terkendali. Mudah-mudahan tidak ada lagi sisa-sisa kayu yang turun dari hulu,” ujarnya, Selasa (17/2).
Di tengah kondisi cuaca ekstrem tersebut, TRAMP-FMMB tetap melanjutkan program pemulihan pascabencana. Saat ini tim telah membangun 4 unit hunian sementara (huntara) dari total 14 huntara yang direncanakan.
Sementara itu, Pendiri TRAMP Rolando Edmund menyampaikan bahwa pihaknya juga menyiapkan langkah pemulihan lingkungan dengan membagikan bibit pohon mahoni kepada masyarakat Desa Batangtoru, bekerja sama dengan instansi terkait.
“Info untuk bibit mahoni tinggi 150 cm sudah siap,” kata Edmund.
TRAMP-FMMB menegaskan akan terus bersiaga di lapangan serta memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

Komentar