Selasa, 21 Juli 2026 | 23:23
COMMUNITY

BKMT Merauke Perkuat Perempuan Lewat Pelatihan Public Speaking Profesional

BKMT Merauke Perkuat Perempuan Lewat Pelatihan Public Speaking Profesional
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Merauke kembali menggelar Pelatihan Singkat Public Speaking Batch 3 yang dilaksanakan di Hotel Megaria, Merauke (Dok Winona)

ASKARA - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Merauke kembali menggelar Pelatihan Singkat Public Speaking Batch 3 yang dilaksanakan di Hotel Megaria, Merauke, Papua Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program bidang Pendidikan dan Pelatihan BKMT dalam meningkatkan kapasitas anggota, khususnya perempuan, di bidang komunikasi publik, Senin (2/2).

BKMT Kabupaten Merauke saat ini dipimpin oleh Evhie E. Kristina, S.H., M.H., yang dipercaya menjabat sebagai ketua periode 2025–2030. Di bawah kepemimpinannya, BKMT aktif mendorong penguatan soft skill anggota melalui berbagai kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Pada pelatihan batch ketiga ini, BKMT menghadirkan Wilhelmina Welliken, S.Sos., sebagai narasumber. Ia memberikan pemaparan mengenai pentingnya penguasaan ilmu public speaking yang kini menjadi keterampilan dasar hampir di semua bidang, baik sosial, pendidikan, keagamaan, maupun pekerjaan di sektor publik.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Penasehat BKMT Kabupaten Merauke, Hj. Anis Sururin, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas konsistensi BKMT dalam membangun kapasitas anggotanya. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari para peserta.

Dalam sambutannya, Ketua BKMT Evhie E. Kristina menegaskan bahwa kemampuan public speaking memiliki manfaat besar bagi kaum perempuan, khususnya ibu-ibu yang memiliki potensi sebagai pembawa acara. Ia menjelaskan bahwa tema pelatihan kali ini, “Menjadi MC yang Profesional”, dipilih untuk membuka peluang dan kepercayaan diri anggota dalam tampil di ruang publik.

Wilhelmina Welliken yang dikenal luas sebagai MC profesional di Papua Selatan juga membagikan pengalaman praktis, teknik berbicara, penguasaan panggung, serta etika komunikasi yang efektif. Materi tersebut disambut antusias oleh peserta yang berasal dari berbagai wilayah, termasuk Distrik Kurik, Jagebob, hingga Kabupaten Boven Digoel, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 50 orang.

Kegiatan pelatihan ini turut didukung oleh UMKM binaan Dekranasda Kabupaten Merauke melalui penyediaan doorprize, di antaranya Benang Ikat Kalimaro Collection, Arny Hokky, Honai Kreatif, Sambal Mom Al, serta Marwiah Hijab Collection, yang menambah semarak acara.

Salah satu peserta asal Kabupaten Boven Digoel, Fifi, mengaku pelatihan public speaking ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor publik. Menurutnya, kemampuan berbicara yang baik menjadi kunci dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan lingkungan kerja.

Komentar