Program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Terobosan Pemerintahan Prabowo Majukan Dunia Pendidikan
ASKARA-Kehadiran Program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda dinilai sebagai terobosan penting pemerintahan Prabowo Subianto dalam membangun dunia pendidikan di Indonesia.
Penilaian itu disampaikan anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih kepada wartawan, Senin (2/2/2026) Menurutnya meski berlatar belakang militer, perhatian Presiden terhadap dunia akademis sangat besar.
“Kalau Pak Presiden bukan dari kalangan pendidikan, tetapi konsentrasi tentang pendidikan luar biasa. Bahkan sekarang diprotes gara-gara bikin terobosan baru,” katanya.
Sekolah Rakyat tersebut ujar Fikri, dirancang khusus bagi masyarakat miskin ekstrem dengan pendekatan bantuan sosial lintas kementerian.
“Leading sektornya bukan Kemendikdasmen, melainkan Kementerian Sosial. Karena pendekatannya memang untuk desil 1 dan 2, kelompok paling miskin,” ujarnya.
Sedangkan Sekolah Garuda jelas Fikri, disiapkan sebagai inkubator bagi siswa-siswa jenius agar mampu menembus perguruan tinggi kelas dunia, terutama di bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika).
“Sekolah Garuda itu SMA atau SMK yang terhubung langsung dengan perguruan tinggi, tidak hanya di dalam negeri, bahkan luar negeri,” tegasnya.
Legislator asal Jawa Tengah IX ini menekankan visi Presiden untuk mengubah orientasi pendidikan Indonesia agar lebih fokus pada penguasaan teknologi terapan.
Pada bagian lain, Fikri juga menyoroti ketertinggalan Indonesia dibanding negara maju seperti Tiongkok, yang telah melahirkan ratusan ribu insinyur muda di bidang teknologi dan kendaraan listrik.
Pihaknya juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam memajukan pendidikan. Dia mengapresiasi inisiatif seorang bidan di Sebatik yang mendirikan Sekolah Tapal Batas bagi anak-anak pekerja sawit yang belum terjangkau layanan negara.
“Kalau pemerintah belum menjangkau, lalu kita tidak peduli dengan pendidikan anak-anak, bahaya bagi masa depan bangsa,” tegasnya.(dry)

Komentar