Minggu, 12 Juli 2026 | 17:17
NEWS

Irma Suryani Dorong Ekosistem Pelayanan RS di Indonesia Diperbaiki

Irma Suryani Dorong Ekosistem Pelayanan  RS di Indonesia Diperbaiki
Anggota Baleg DOR Fraksi Nasdem Irma Suryani Chaniago (dok)

ASKARA-Fenomena banyaknya warga negara Indonesia memilih berobat ke rumah sakit di Penang, menjadi sorotan Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Irma Suryani Chaniago.

"Trend ini harus menjadi tantangan nyata bagi industri kesehatan dalam negeri, khususnya bagi rumah sakit di Medan, Sumatera Utara," kata Irma Suryani, Kamis (29/1/2026) saat berkunjung ke RS Murni Teguh Medan, Sumatera Utara.

Menurutnya, keunggulan rumah sakit di Penang terletak pada kombinasi pelayanan yang efisien, biaya terjangkau, teknologi medis modern, serta dokter spesialis berpengalaman internasional.

“Saya mendorong Rumah Sakit Murni Teguh Medan, untuk mampu berkembang dengan pelayanan ramah, peralatan medis modern, dan dokter spesialis berpengalaman internasional," katanya.

Hal itu ujar Irma penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing terhadap dominasi layanan kesehatan di negara tetangga.

Pihaknya juga membandingkan proses pendaftaran dan konsultasi di Malaysia yang lebih cepat dan terstruktur dibandingkan antrean panjang di Indonesia. Bahkan, kata legislator partai Nasdem ini, biaya pengobatan di Penang seringkali lebih murah dibandingkan rumah sakit swasta premium di Indonesia.

Menurut Irma, kualitas dokter Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan dokter RS negara lain. Namun ekosistem layanan kesehatan di dalam negeri masih menghadapi kendala birokrasi, beban pelayanan tinggi, serta kurangnya aspek hospitality.

“Pelayanan staf rumah sakit yang ramah dan suportif membuat pasien merasa nyaman. Ini harus menjadi perhatian,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan Medis Murni Teguh Memorial Hospital, Bangbang Buhari, menjelaskan bahwa kebutuhan SDM selalu disesuaikan dengan beban kerja dan dievaluasi setiap tahun.

"Kami rutin mengadakan pelatihan internal untuk meningkatkan kompetensi SDM. Terkait wisata medis, kami berharap pemerintah mendukung dengan kebijakan bebas pajak barang mewah untuk peralatan kesehatan,”katanya. (dry)

Komentar