Minggu, 12 Juli 2026 | 17:16
NEWS

Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI

Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
Deputi Gubernur BI yang baru, Thomas AM Djiwandono. (dok)

ASKARA-Komisi XI DPR RI secara musyawarah mufakat menetapkan Thomas A.M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031.

Penetapan itu dilaksanakan setelah komisi tersebut menuntaskan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Senin (26/1).

Atas hasil tersebut, anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin berharap Thomas Djiwandono dapat memperkuat sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor jasa keuangan dalam menghadapi tantangan perekonomian global maupun domestik.

“Di tengah berbagai tantangan global maupun domestik, tentu perlu direspons dengan bauran kebijakan moneter, fiskal, dan sektor jasa keuangan yang disinergikan dengan otoritas lain,” ujar Puteri, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1/2026).

Putri mantan Ketua DPR Ade Komarudin ini menyoroti tantangan transmisi kebijakan suku bunga acuan yang dinilai belum optimal terhadap penurunan suku bunga kredit. Oleh karena itu, ia berharap Thomas Djiwandono dapat memperkuat peran Bank Indonesia dalam mensinergikan kebijakan dengan otoritas terkait.

Dalam paparannya di hadapan Komisi XI DPR RI, Thomas menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor jasa keuangan untuk mengatasi lambatnya transmisi kebijakan moneter ke perekonomian.

Menurutnya, kebijakan suku bunga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi memiliki jeda waktu dalam transmisi. "Penurunan 1 persen BI-Rate, misalnya, menurunkan bunga kredit modal kerja sebesar 0,27 persen dalam enam bulan dan maksimal 0,59 persen dalam tiga tahun,” ujar Thomas. Kondisi tersebut, katanya lagi, menunjukkan perlunya sinergi kebijakan lintas otoritas.

Puteri juga menilai Thomas memiliki kompetensi, kapasitas, profesionalisme, serta pengalaman yang memadai untuk memperkuat kepemimpinan Dewan Gubernur Bank Indonesia.

"Pengalaman Thomas sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Anggota Dewan Komisioner OJK ex officio dari Kementerian Keuangan memberikan perspektif lintas otoritas yang dibutuhkan dalam perumusan kebijakan," katanya.

Pihaknya memastikan seluruh proses seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap menjaga independensi Bank Indonesia.

Putri juga menegaskan bahwa Thomas Djiwandono juga telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sesuai persyaratan yang berlaku.

Uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI diikuti oleh tiga kandidat. Selain Thomas A.M. Djiwandono, dua kandidat lainnya yakni Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro juga mengikuti tahapan seleksi.

Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono memaparkan visi dan misi pada Senin (26/1), sementara Solikin M. Juhro telah menyampaikannya pada Jumat (23/1). (dry).

Komentar