Yayasan Trisakti Gandeng Nera Agro Mandiri Kembangkan Jagung Hibrida Cianjur
TRAMP - Yayasan Trisakti melalui PT Cirata Wahana Pesona Sakti (CWPS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan CV. Nera Agro Mandiri dalam pengelolaan dan produksi jagung hibrida di lahan seluas sekitar 80 hektar milik Trisakti yang berlokasi di Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kesepakatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Yayasan Trisakti, Kampus C Trisakti, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. Kav 85 Gedung C, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026).
Kerja sama ini didasarkan pada rekam jejak dan kapasitas CV. Nera Agro Mandiri yang dinilai memiliki kompetensi dalam pengelolaan pertanian modern dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan oleh Himawan saat memberikan sambutan mewakili Direktur Utama PT CWPS, H. Abdul Karim.
“CV. Nera Agro Mandiri memiliki pengalaman dan kompetensi yang kuat. Kami melihat kesamaan visi dalam mengelola lahan pertanian secara produktif, profesional, dan memberikan manfaat yang luas,” ujar Himawan.
Sementara itu, Komisaris CV. Nera Agro Mandiri, Alfian Syukur, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Yayasan Trisakti. Menurutnya, kerja sama ini terbangun melalui proses komunikasi yang intens dan konstruktif.
“Kolaborasi ini lahir dari dialog yang terbuka dan saling memahami. Kami memiliki semangat yang sama untuk mengoptimalkan lahan, memberi manfaat bagi kedua belah pihak, serta memberdayakan petani di sekitar lokasi,” kata Alfian.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya melalui pengembangan jagung hibrida sebagai komoditas strategis.
Penandatanganan MoU ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Dr. Capt. Marcellus Jayawibawa, Wakil Ketua Komite Tetap Manajemen Risiko dan Mitigasi Krisis KADIN Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia; H. Abdul Karim selaku Direktur Utama PT CWPS; Susan Susanti selaku Direktur CV. Nera Agro Mandiri; serta Himawan selaku Pembina Yayasan Trisakti.
Melalui kolaborasi ini, para pihak berharap pengelolaan lahan jagung hibrida di Cianjur dapat menjadi model kerja sama pertanian yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Komentar