Rabu, 22 Juli 2026 | 03:04
NEWS

BMKG Gelar Perayaan Natal Oikumene Penuh Makna dan Refleksi Pelayanan

BMKG Gelar Perayaan Natal Oikumene Penuh Makna dan Refleksi Pelayanan
Peserta Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar BMKG foto bersama usai perayaan (Dok BMKG)

ASKARA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar BMKG dengan penuh kehangatan dan sukacita di Jakarta, Jumat (16/1). Mengusung tema “Allah Hadir Melalui Pelayanan BMKG untuk Melindungi dan Menyelamatkan Keluarga”, perayaan ini menjadi ruang refleksi spiritual bagi seluruh insan BMKG dalam memaknai tugas profesional sebagai pelayanan kemanusiaan.

Perayaan Natal tersebut dihadiri secara luring oleh Ketua Persekutuan Oikumene BMKG yang juga Deputi Bidang Geofisika, Nelly Florida Riama, Deputi Bidang Infrastruktur MKG Michael Andreas Purwoadi, para pejabat, pegawai aktif, purnabakti, serta taruna dan taruni STMKG. Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengikuti acara dan memberikan sambutan secara daring.

Dalam sambutannya, Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa tema Natal tahun ini sangat relevan dengan peran dan dedikasi harian seluruh insan BMKG. Ia menyampaikan bahwa setiap produk informasi BMKG, mulai dari prakiraan cuaca, peringatan dini gempa dan tsunami, hingga operasi modifikasi cuaca, merupakan wujud nyata kehadiran kasih Tuhan bagi keselamatan keluarga Indonesia.

“Ketika kita memberikan peringatan dini yang akurat, kita membantu seorang ayah pulang dengan selamat. Ketika kita menyajikan informasi iklim bagi petani, kita membantu seorang ibu menjaga ketahanan pangan keluarganya. Dan ketika kita mengedukasi kebencanaan, kita sedang melindungi masa depan anak-anak bangsa,” ujar Faisal.

Ia menambahkan bahwa pelayanan yang profesional dan berintegritas tinggi bukan sekadar kewajiban institusional, melainkan misi kemanusiaan. Faisal juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat semangat persatuan di lingkungan BMKG sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Suasana perayaan semakin haru ketika Nelly Florida Riama menyampaikan pesan empati mendalam atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Ia mengajak seluruh keluarga besar BMKG untuk turut bersimpati kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun anggota keluarga akibat bencana tersebut.

“Dalam situasi keprihatinan ini, tema Natal menjadi panggilan nyata. Tugas kita bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi pelayanan iman. Melalui informasi cuaca, iklim, gempa, dan operasi modifikasi cuaca, kita menjadi saluran kasih Tuhan untuk menjaga keluarga-keluarga Indonesia tetap terlindungi,” ungkap Nelly.

Ibadah Natal dipimpin oleh Romo FX. Sadono Agung Widodo, SX, yang dalam khotbahnya menekankan bahwa keluarga merupakan bagian penting dari rencana keselamatan Allah. Ia menegaskan bahwa pelayanan profesional BMKG adalah salah satu wujud nyata kehadiran Tuhan dalam menjaga keselamatan bangsa dan rumah tangga di seluruh Indonesia.

Ketua Panitia Natal, Alpon Sepriando Manurung, melaporkan bahwa perayaan Natal Oikumene BMKG dilaksanakan secara hybrid. Sebanyak sekitar 350 peserta hadir secara langsung dari Kantor Pusat BMKG, Balai Besar Wilayah II, UPT se-Jabodetabek, STMKG, serta para purnabakti, sementara sekitar 80 peserta lainnya mengikuti secara daring dari berbagai daerah. Acara dimeriahkan dengan puji-pujian, penampilan paduan suara, dan vokal grup STMKG, serta ditutup dengan doa bersama agar seluruh insan BMKG senantiasa diberi kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.

 

 

Komentar