Pembersihan Lumpur Pascabencana di Baktiya Barat Tuntas, Alat Berat Siap Digeser
ASKARA - Upaya pembersihan lumpur pascabencana di Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, resmi tuntas setelah berlangsung selama 10 hari. Kegiatan tersebut menyasar berbagai fasilitas umum di sejumlah desa terdampak, antara lain Desa Pante, Desa Lhok Iboih, Desa Lang Nibong, dan Desa Matang Panyang.
Selama masa kerja, alat berat jenis excavator difokuskan untuk membersihkan lumpur di fasilitas publik seperti sekolah, dayah, jalan lintas gampong, saluran pembuangan, serta infrastruktur lingkungan lainnya. Pembersihan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat dan mengembalikan fungsi fasilitas umum yang sempat terganggu.
Ketua Yayasan Hakka Aceh, Aky, menyampaikan bahwa kerja selama 10 hari tersebut diharapkan memberi manfaat nyata bagi warga Baktiya Barat. “Mudah-mudahan sepuluh hari kerja excavator ini bisa memberi manfaat yang berarti bagi masyarakat di lokasi terdampak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1/2026).
Aky juga mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan tugas di Aceh Utara, alat berat tersebut akan segera digeser ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk melanjutkan misi kemanusiaan. Selain itu, satu unit excavator tambahan dilaporkan sedang dalam perjalanan dari Jakarta untuk memperkuat upaya penanganan pascabencana di wilayah lain.
Dalam kesempatan tersebut, Aky menyampaikan apresiasi kepada Acai Jakarta selaku pemilik unit excavator yang telah mendukung penuh kegiatan kemanusiaan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada relawan di lapangan yang telah bekerja tanpa lelah.
“Apresiasi luar biasa kami sampaikan kepada saudara Mulfi Agus Pahlevi beserta tim relawan yang mengoordinir langsung kegiatan di lapangan,” tutup Aky, yang juga menjabat sebagai Ketua FOBI Aceh dan Persaudaraan Masyarakat Tionghoa Aceh (PetMaTA).

Komentar