Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17
COMMUNITY

Pemuda Katolik Bogor Deklarasikan "Bogor Bersemi", Awali Gerakan Ekologis Pemuda

Pemuda Katolik Bogor Deklarasikan
Pemuda Katolik Bogor deklarasikan “Bogor Bersemi”, mengawali gerakan ekologis pemuda (Dok Farida)

ASKARA - Pemuda Katolik Kota Bogor menginisiasi Gerakan Ekologis Pemuda Kota Bogor melalui aksi penanaman pohon dan Deklarasi “Bogor Bersemi” di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka meneguhkan semangat Hari Lingkungan Hidup sekaligus merespons meningkatnya tantangan krisis ekologis dan perubahan iklim di wilayah perkotaan.

Aksi tanam pohon menjadi simbol komitmen awal pemuda Bogor untuk terlibat langsung menjaga, merawat, dan memulihkan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab generasi muda.

Selain itu, seluruh peserta yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas masyarakat turut menandatangani Deklarasi Bogor Bersemi sebagai ikrar bersama membangun kota yang hijau dan berkelanjutan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Silvester S. Jata, menegaskan bahwa gerakan ini dirancang sebagai aksi nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Ketua Pemuda Katolik Kota Bogor, Boy Fernando Lumban Raja, menyampaikan bahwa persoalan lingkungan merupakan isu bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, khususnya generasi muda.

Ia menambahkan, gerakan ini akan dilanjutkan dengan program edukasi lingkungan dan kegiatan perawatan pohon di berbagai wilayah Kota Bogor.

Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari sejumlah tokoh pemuda, dunia usaha, serta pemerintah daerah yang menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk memperkuat dampak gerakan ekologis.

Pemerintah Kota Bogor mengapresiasi inisiatif Pemuda Katolik sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Melalui Gerakan Ekologis Pemuda Kota Bogor, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif dan aksi bersama untuk mewujudkan Bogor yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

 

Komentar