Polemik SPPG Dekat Kandang Babi, BGN Dinilai Kecolongan
ASKARA-Polemik keberadaan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Dukuh Kedungbanteng, Banaran, Sambungmacan, Sragen, terus menuai sorotan. Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai kebohongan.
Hal itu ditegaskan Ketua DPP NasDem sekaligus anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, Jumat (9/1/2026) menyikapi polemik tersebut.
,Menurut Irma, BGN seharusnya tidak memberikan izin pembangunan SPPG yang lokasinya bersebelahan dengan peternakan babi.
“Seharusnya BGN tidak memberikan izin pada SPPG tersebut jika sebelumnya di sebelahnya ada peternakan babi!” tegas Irma.
Pihaknya menekankan, lokasi SPPG seharusnya berjauhan dari peternakan hewan apa pun. Menurutnya, keberadaan fasilitas gizi di dekat kandang berisiko terkontaminasi bakteri dari kotoran hewan.
“Sebelum memberikan izin BGN melakukan survei lokasi. Tidak hanya peternakan babi, semua peternakan hewan tidak boleh berdampingan dengan SPPG,” ujarnya.
Terkait persoalan itu, sebelumnya, BGN telah memediasi pihak SPPG dengan pemilik peternakan babi. Hasil kesepakatan menyebutkan SPPG akan direlokasi ke titik lain di Kecamatan Sambungmacan, Sragen.
Bahkan Ketua Satgas MBG Pemkab Sragen, Suroto, mengatakan relokasi dilakukan agar keberadaan SPPG tidak menimbulkan keresahan maupun mematikan usaha masyarakat sekitar.(dry)

Komentar