Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:04
NEWS

Produk Budaya dan Kuliner Singkawang Siap Tampil di Hotel Borobudur Jakarta

Produk Budaya dan Kuliner Singkawang Siap Tampil di Hotel Borobudur Jakarta
Foto bersama Walikota Singkawang dan GM Hotel Borobudur usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Singkawang dan manajemen Hotel Borobudur, Senin (5/1/2026). (Dok Pemkot Singkawang)

ASKARA - Berbagai produk kesenian, budaya, hingga kuliner khas Kota Singkawang akan segera unjuk pesona di hotel bertaraf internasional, Hotel Borobudur Jakarta. Hal ini menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Singkawang dan manajemen Hotel Borobudur, Senin (5/1/2026).

General Manager Hotel Borobudur Jakarta, Anggie Ayuningtyas, mengatakan kerja sama ini membuka ruang promosi bagi produk unggulan Singkawang di lingkungan hotel. Bentuk promosi yang disiapkan meliputi sajian kuliner, pertunjukan seni budaya, hingga pameran produk UMKM dan kain khas daerah.

“Hari ini kami menandatangani MoU dengan Pemerintah Kota Singkawang. Ke depan, Hotel Borobudur akan mengadakan berbagai kegiatan yang menampilkan produk-produk Singkawang, mulai dari food culinary, performance, hingga kain tradisional,” ujar Anggie usai penandatanganan di ruang rapat Wali Kota Singkawang.

Ia menjelaskan, pihak hotel akan menyediakan ruang khusus bagi produk Singkawang, baik makanan, kerajinan, maupun kesenian, sehingga dapat dinikmati tamu hotel dari berbagai negara.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama tersebut. Menurutnya, Hotel Borobudur sebagai hotel internasional menjadi media strategis untuk mempromosikan pariwisata, budaya, dan kuliner Singkawang kepada segmen pasar yang lebih luas.

“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada manajemen Hotel Borobudur. Ini memberi ruang bagi kami untuk mempromosikan Singkawang, baik pariwisata, budaya, maupun kuliner,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia menegaskan, kesempatan ini akan dimanfaatkan secara maksimal agar produk Singkawang semakin dikenal, termasuk oleh wisatawan mancanegara. Promosi ini diharapkan membawa manfaat luas, khususnya bagi pelaku UMKM di Kota Singkawang.

Dalam kerja sama tersebut, sejumlah kuliner khas Singkawang akan ditampilkan, seperti choipan, bubur gunting, hingga kentong semar. Pemerintah Kota Singkawang juga akan mengirimkan chef asal Singkawang untuk terlibat langsung dalam penyajian makanan.

Selain kuliner, promosi juga mencakup batik khas Singkawang serta penampilan seni budaya, seperti tarian Tidayu, sebagai representasi keberagaman budaya kota tersebut.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat citra Singkawang sebagai kota multikultural dengan kekayaan kuliner dan seni budaya yang khas di tingkat nasional maupun internasional.

 

 

Komentar