Zona Megathrust Aceh-Andaman Berpotensi Picu Gempa Besar
BMKG Ingatkan Kesiapsiagaan
ASKARA - Gempa bumi bermagnitudo 3,9 yang kembali mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Minggu malam (28/12/2025), menambah kewaspadaan terhadap aktivitas seismik di wilayah barat Sumatra. Gempa yang terjadi pukul 22.56 WIB itu berpusat di darat, sekitar 29 kilometer timur laut Gayo Lues, dengan kedalaman 10 kilometer dan dirasakan oleh warga.
Seiring kejadian tersebut, perhatian publik kembali tertuju pada keberadaan Zona Megathrust Aceh-Andaman yang membentang di sepanjang barat Aceh hingga Kepulauan Andaman. Zona ini diketahui menyimpan potensi gempa besar dengan magnitudo maksimal hingga 9,2, apabila terjadi pelepasan energi secara penuh.
Zona megathrust merupakan pertemuan lempeng tektonik besar yang dapat memicu gempa bumi berkekuatan sangat besar dan berpotensi menimbulkan tsunami. Aceh tercatat pernah mengalami dampak dahsyat dari aktivitas zona ini pada gempa dan tsunami 2004 silam.
Meski gempa di Gayo Lues kali ini tergolong kecil dan tidak berpotensi tsunami, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta mengenali jalur evakuasi, memperhatikan kekuatan bangunan, serta tidak mudah terpancing informasi yang tidak resmi.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai kemungkinan gempa susulan, terutama di wilayah yang berada dekat dengan jalur patahan aktif dan zona subduksi.
Dengan potensi besar yang dimiliki Zona Megathrust Aceh–Andaman, kesiapsiagaan dan edukasi kebencanaan dinilai menjadi kunci penting untuk meminimalkan risiko dan dampak apabila gempa besar terjadi di masa mendatang.

Komentar