Kamis, 23 Juli 2026 | 10:09
COMMUNITY

PTM Dutamas Gelar Turmint 1212, Turnamen Internal Pemersatu Ponger

PTM Dutamas Gelar Turmint 1212, Turnamen Internal Pemersatu Ponger
Para Pongers yang lolos dalam 8 besar (Dok Kipot)

ASKARA - PTM Dutamas menggelar Turmint 1212, turnamen internal penutup tahun 2025, pada Jumat, 12 Desember 2025. Sebanyak 48 peserta ambil bagian dalam ajang ini, yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus adu keterampilan sesama anggota ponger. Turnamen dibagi ke dalam dua kelas, yakni kelas Veteran bagi peserta berusia di atas 65 tahun, dan kelas Fighter untuk anggota di bawah usia 65 tahun.

Untuk kategori Fighter, sistem pertandingan dibuat lebih kompetitif dengan pembagian beberapa divisi. Divisi 7 terdiri dari dua pool, Divisi 8 memiliki lima pool, Divisi 9 empat pool, dan Divisi 10 dua pool. Dari setiap pool diambil dua pemenang hingga terbentuk babak 8 besar, yang kemudian diundi ulang untuk menentukan lawan tanding. Pertandingan menggunakan sistem voor apabila peserta berasal dari divisi yang berbeda.

Ketua panitia, Herman, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. “Sportivitas para ponger luar biasa. Event ini juga semakin meriah karena sponsor dari member PTM DM yang diberikan tanpa diminta,” ujarnya. Sementara itu, Liana menggambarkan suasana turnamen sebagai hangat dan penuh kebersamaan. “Sorai dan tawa bikin hati happy,” katanya. Bro Aseng, salah satu sponsor, menegaskan pentingnya kekompakan antar-anggota. “Menang atau kalah bukan tujuan utama, yang penting tetap solid,” ujarnya.

Rangkaian Turmint 1212 diawali dengan technical meeting pada 7 Desember 2025, yang menghasilkan bagan pertandingan berbasis sistem pool per divisi. Pertandingan dilanjutkan sesuai kesepakatan jadwal antar-peserta satu pool, dan para juara pool dituntaskan pada 12 Desember. Selama pertandingan, peserta disuguhi kue, minuman dingin, dan nasi kotak sebagai bentuk kebersamaan.

Di kelas Veteran, kemenangan diraih Dharma, 72 tahun, sebagai Juara 1, disusul Ook (70 tahun) sebagai Juara 2. Juara 3 bersama jatuh kepada Akwet dan Akian, keduanya berusia 67 tahun. Dharma mengatakan turnamen ini idealnya digelar rutin. “Event seperti ini wajib diadakan berkala untuk menguji keterampilan permainan pingpong,” ujarnya. Senior ponger lainnya, Om Tendy, menambahkan, “No pingpong, no happy.”

Sementara untuk kelas Fighter, Juara 1 diraih Aliuk, Juara 2 dimenangkan Hok Tjun, dan Juara 3 bersama diberikan kepada Martin serta Johan Bintik. Para pemenang mendapatkan dana apresiasi dan bingkisan dari sponsor sebagai bentuk penghargaan atas sportivitas dan performa mereka. Turmint 1212 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wujud nyata persaudaraan PTM Dutamas yang terus dijaga dari tahun ke tahun.

 

Pelapor: Kipot

Komentar