Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:23
NEWS

Peringatan Hari Pahlawan: Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Berjaya di Uzbekistan

Peringatan Hari Pahlawan: Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Berjaya di  Uzbekistan
Peringatan Hari Pahlawan di KBRI Uzbekistan (dok.kbri)

ASKARA -- Bertepatan dengan Peringatann Hari Pahlawan, 10 November 2025, Mahkamah Konstitusi RI, selaku salah satu penggagas utama pembentukan Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Lembaga-lembaga setara di kawasan Asia, telah melaksanakan 
pertemuan bersejarah dengan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan di kantor Mahkamah Konstitusi Republik Uzbekistan di Tashkent, Uzbekistan dalam rangka persiapan penyerahan Presidensi Association of Asian Constitutional Courts and Equivalent Institutions (AACC) dari Mahkamah Konstitusi Kerajaan Thailand kepada Mahkamah Konstitusi Republik 
Uzbekistan.

Delegasi MK Republik Indonesia yang sedianya akan dipimpin oleh Ketua MK Yang Mulia Suhartoyo, diwakili oleh Sekjen MK RI, Bapak Heru Setiawan. Dubes RI untuk Uzbekistan merangkap Kyrgyzstan Prof. Siti Ruhaini Dzuhayatin turut mendampingi delegasi MK Republik 
Indonesia dalam pertemuan dengan MK Republik Uzbekistan yang juga menyelenggarakan Konferensi Internasional dengan tema: "Current issues of constitutional reforms and development  of the institution of constitutional control" dedicated to the 30th anniversary of the establishment of the Constitutional Court of the Republic of Uzbekistan.

Sebagai Penggagas Utama AACC bersama Filipina, Korea Selatan, Mongolia, Malaysia, Thailand, dan Uzbekistan, Indonesia menjadi Sekretariat Tetap AACC yang berperan penting dalam memberikan dukungan politis dan asistensi teknis pada negara pemegang Presidensi Asosiasi MK se-Asia yang saat ini beranggotakan 22 negara. 

Duta Besar RI untuk Uzbekistan dan Kyrgyzstan, Siti Ruhaini Dzuhayatin, yang mendampingi pertemuan tersebut menegaskan: "Sungguh membanggakan, di saat memperingati Hari Pahlawan, marwah dan reputasi Indonesia naik lagi di Uzbekistan dan juga didunia, setelah 
Bahasa Indonesia berkumandang di the 43rd General Conference UNESCO di Samarkand pekan lalu. Indonesia sebagai Sekretariat tetap MK se-Asia memiliki peran substantif dan posisi strategis 
dalam kinerja MK se-Asia sekaligus sebagai anggota dari sosiasi Sekretariat MK seluruh dunia.
 
Lebih lanjut Dubes Ruhaini menjelaskan: "Bapak Sekjen MK sangat berwibawa dan meyakinkan dalam memberikan briefing secara langsung di hadapan Ketua MK Republik Uzbekistan dan para hakim tentang peran dan posisi Kepresidenan Uzbekistan tahun 2025-2027. 

Di pihak Uzbekistan, Ketua MK, Yang Mulia Mirzo Ulugbek Abdusalomov mengucapkan terima kasih kepada Indonesia sebagai pemegang mandate Sekretariat Tetap AACC atas dukungan 
substantif dan teknis Kepresidenan Uzbekistan dua tahun mendatang.

Uzbekistan akan berupaya memperkokoh peran dan posisi MK di negara-negara anggota AACC dan juga di tingkat internasional. Kokohnya MK merupakan perwujudan dari supremasi hak-hak 
warga dan masyarakat dalam suatu negara. Uzbekistan juga akan mengunakan presidensi ini untuk dapat menarik beberapa negara Asia lainnya agar bergabung dengan AACC, antara lain: 

RRT dan negara lainnya guna memperkuat posisi MK di Asia dan di dunia.
Usai pertemuan tersebut, Dubes Ruhaini menambahkan: "Kita memperingati Hari Pahlawan tahun ini di Uzbekistan dengan langkah nyata "terus bergerak, melanjutkan perjuangan para Pahlawan dengan mengokohkan marwah dan reputasi Indonesia di kancah dunia termasuk memperkuat peran dan posisi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia di negara akreditasi KBRI Tashkent.

Komentar