Jabar Trisakti Run 2025: Prof. Rokhmin Dahuri Teguhkan Nilai Trisakti Bung Karno Menuju Peradaban Indonesia Emas 2045
ASKARA — Semangat kebersamaan dan nilai-nilai Trisakti Bung Karno bergema di Monumen Plaza Bung Karno, Taman Saparua, Bandung, ketika Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, M.S., membuka secara resmi ajang “Jabar Trisakti Run 2025” dengan tema “Lari Sehat, Bangsa Kuat!”.
Acara yang digelar pada Minggu pagi ini (9/11) menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai wadah memperkuat silaturahmi, meneguhkan nilai kebangsaan, serta mendorong masyarakat Jawa Barat untuk hidup sehat dan produktif.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Putra Nasional Indonesia Pamriadi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, Kepala Bakesbangpol Wahyu Mijaya, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Benny Bachtiar, M.Si., Ketua Umum DPP KNPI Tantan Taufik Lubis, Ketua Umum DPP GMNI Risyad Fahlefi, serta Guru Besar Unpad Prof. Keri Lestari. Kehadiran para tokoh ini menambah bobot acara yang diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Dalam sambutannya, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa Trisakti Run bukan sekadar olahraga fisik, melainkan simbol perubahan peradaban menuju Indonesia Emas 2045.
Rektor Universitas UMMI Bogor ini mengingatkan kembali ajaran Bung Karno tentang Trisakti: Berdaulat di bidang politik, Berdikari di bidang ekonomi, dan Berkepribadian di bidang kebudayaan sebagai fondasi utama mewujudkan bangsa yang adil, makmur, dan berdaulat.
“Berdaulat itu bukan hanya menghadapi bangsa asing, tetapi juga harus solid dalam demokrasi. Dari sinilah lahir kekuatan ekonomi yang berdikari, sekaligus kebudayaan yang berkepribadian. Inilah jalan menuju Indonesia maju, makmur, dan sejahtera,” tegas Menteri Kelautan dan Perikanan 2001–2004 tersebut.
Lebih jauh, Prof. Rokhmin menekankan pentingnya soliditas masyarakat Jawa Barat dalam menghadapi derasnya arus globalisasi. Menurutnya, bangsa Indonesia harus mampu menapis kebudayaan yang baik dan relevan, tanpa kehilangan jati diri.
Selain itu, acara ini juga diharapkan menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku UMKM Kota Bandung, yang turut hadir memeriahkan kegiatan dengan berbagai produk lokal. Dengan demikian, Jabar Trisakti Run tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menghidupkan ekonomi kerakyatan.
Di akhir sambutannya, Ketua Umum Dulur Cirebonan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga sebagai sarana memperkuat persaudaraan.
“Selamat berolahraga. Kalah atau menang bukan tujuan utama, melainkan soliditas masyarakat Jabar dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya penuh semangat.
Dengan antusiasme ratusan peserta dan dukungan berbagai tokoh, Jabar Trisakti Run 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi medium memperkuat nilai kebangsaan, membangun solidaritas, sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.
Jabar Trisakti Run 2025 dihadiri sekitar 500 orang, hal ini juga diharapkan dapat menjadi momentum berharga untuk mendukung dan memajukan para pelaku UMKM Kota Bandung.

Komentar