Senin, 13 Juli 2026 | 05:52
NEWS

Wakil Ketua MPR Dukung Duit Sitaan dari CPO Sebagian untuk Beasiswa LPDP

Wakil Ketua MPR Dukung Duit Sitaan dari CPO Sebagian untuk Beasiswa LPDP
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno (tengah) . (dok)

ASKARA-Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendukung usulan Presiden Prabowo Subianto yang meminta duit sitaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) dan turunan senilai Rp 13 triliun dianggarkan sebagian untuk beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Usulan tersebut dinilainya positif dalam memperluas akses pendidikan di tanah air.

"Salah satu target dan tujuan dari program pembangunan Presiden Prabowo adalah untuk membangun sumber daya manusia kita menjadi sumber daya manusia yang unggul, dan memang tidak bisa terlepas dari pendidikan," kata Eddy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya pendidikan menciptakan inovasi hingga teknologi. Selain itu, pendidikan memiliki peran dalam kemajuan bangsa, kata Waketum DPP PAN ini.

Pihaknya juga mengapresiasi dan menyambut baik arahan tambahan dana LPDP. Sebab, dengan demikian, katanya akan ada lebih banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan pendidikan tinggi.

"Kalau memang dana tersebut dialokasikan untuk menambah dana dan anggaran LPDP, tentu kami sambut gembira, karena semakin banyak putra-putri terbaik bangsa ini bisa memanfaatkan pendidikan jenjang tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri dengan adanya ketersediaan dana yang tambahan," ujarnya.

Dengan begitu, Eddy melanjutkan, akan merambah lebih luas lagi, menjangkau lebih luas lagi putra-putri terbaik bangsa untuk bisa mendapatkan pendidikan yang dibiayai oleh negara.

Prabowo sebelumnya memberikan arahan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah anggaran untuk beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Prabowo menyebut salah satu sumber tambahan dana LPDP berasal dari uang pengembalian kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) dan turunan Rp 13 triliun yang baru dikembalikan ke kas negara.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet paripurna 1 tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025). Para menteri hadir dalam sidang tersebut.

"Kita didik mereka dengan beasiswa penuh, LPDP akan saya tambahkan, uang dari sisa efisiensi penghematan, uang-uang yang kita dapatkan dari koruptor-koruptor itu, sebagian besar kita investasi di LPDP. Mungkin yang Rp 13 triliun disumbangkan atau diambil oleh Jaksa Agung yang hari ini diserahkan ke Menteri Keuangan mungkin Menteri Keuangan sebagian bisa kita taruh di LPDP, untuk masa depan," tutur Prabowo. (dry)

Komentar