Selasa, 21 Juli 2026 | 10:48
CULINARY

Rendang Uni Lili Torehkan Prestasi di Kancah Nasional

Siap Go Global Lewat Inovasi Bumbu Bersantan

Rendang Uni Lili Torehkan Prestasi di Kancah Nasional
Rendang Uni Lili torehkan prestasi di kancah nasional (Dok Pao)

ASKARA - Cita rasa kuliner Minang kembali mengharumkan nama Indonesia. Rendang Uni Lili, produk unggulan asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, berhasil meraih UMKM Pangan Award 2025 dari Kementerian Perdagangan RI pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Nusantara mampu beradaptasi dan berinovasi tanpa kehilangan identitas rasa aslinya.

“Sebagai putri daerah Solok Selatan, saya ingin membawa cita rasa rendang autentik ke seluruh dunia. Penghargaan ini membuktikan bahwa produk lokal berbasis tradisi dapat bersaing secara global,” ujar Ermaneli, Founder Rendang Uni Lili, Senin (20/10).

Inovasi Unik: Bumbu Rendang Bersantan Siap Saji

Rendang Uni Lili menjadi pelopor bumbu rendang lengkap dengan santan, yang dikemas dalam dua bagian terpisah, bumbu rempah dan minyak santan kelapa. Proses ini menjaga kesegaran rasa dan keaslian aroma, sehingga konsumen dapat menikmati cita rasa rendang khas Solok Selatan seolah dimasak langsung dengan kayu bakar kulit manis.

“Kami mengolah santan menjadi minyak agar stabil, sementara rempah tetap segar. Kombinasi ini menjamin rasa rendang yang autentik dan tahan lama,” jelas Ermaneli.

Standar Global dan Ragam Produk

Rendang Uni Lili telah mengantongi sertifikasi Halal, BPOM, HACCP, dan SNI, menandakan kualitasnya setara dengan standar internasional. Kini produk ini memiliki beragam varian, di antaranya: Rendang Daging Sapi, Ayam, Paru, Ikan Tuna, hingga Rendang Suwir Anak (non-pedas); Sambalado Tanak, Dendeng Lambok, dan Dendeng Kering; Beragam bumbu instan seperti Bumbu Nasi Goreng, Gulai, dan Cincang

Langkah Besar ke Pasar Dunia

Setelah sukses di marketplace domestik seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, Rendang Uni Lili kini bersiap menembus pasar internasional melalui platform Alibaba. Strategi ini menargetkan diaspora Indonesia dan pencinta kuliner Asia di berbagai negara.

“Dukungan pemerintah melalui penghargaan UMKM Pangan Award menjadi momentum penting untuk ekspansi ke ritel modern dan pasar ekspor,” kata Ermaneli.

Kementerian Perdagangan sendiri memastikan seluruh penerima penghargaan UMKM Pangan Award 2025 akan difasilitasi untuk masuk ke jaringan distribusi ekspor dan pasar ritel besar di luar negeri.

Menuju 2026: Menjadi Pemimpin Pasar Bumbu Rendang Premium

Menghadapi tahun 2026, Rendang Uni Lili menyiapkan peta jalan pengembangan bisnis yang mencakup tiga fokus utama:

1. Ekspansi pasar digital global melalui e-commerce internasional.

2. Penguatan rantai pasok agar kapasitas produksi memenuhi permintaan luar negeri.

3. Inovasi produk berkelanjutan mengikuti selera pasar dunia tanpa meninggalkan cita rasa Nusantara.

“Dengan dukungan dan inovasi berkelanjutan, kami optimis Rendang Uni Lili akan menjadi market leader bumbu rendang premium di pasar lokal maupun global,” tegas Ermaneli.

Warisan Rasa yang Mendunia

Dengan sentuhan teknologi modern, penggunaan kayu bakar kulit manis, dan bahan baku asli daerah, Rendang Uni Lili bukan sekadar produk kuliner, tetapi duta budaya gastronomi Indonesia yang siap memperkenalkan kelezatan rendang sejati ke seluruh penjuru dunia.

 

 

Komentar