Siloam Hospitals TB Simatupang Angkat Pentingnya Edukasi Jantung dan Organ Terkait
ASKARA - Memperingati Hari Jantung Sedunia 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menegaskan kembali pentingnya edukasi kesehatan jantung serta kaitannya dengan organ vital lainnya. Rumah sakit yang berlokasi di Jakarta Selatan itu menggelar rangkaian kegiatan edukasi baik untuk tenaga medis maupun masyarakat luas, sekaligus memperkenalkan layanan mutakhir dalam penanganan penyakit jantung.
Direktur Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Dewi Wiguna, M.Sc, menjelaskan bahwa jantung tidak hanya bekerja untuk memompa darah, tetapi juga berperan sentral bagi kesehatan otak, ginjal, dan paru-paru. “Gangguan pada jantung dapat berdampak serius terhadap organ lain. Karena itu, penanganan perlu dilakukan secara multidisiplin,” ujarnya, Rabu (1/10).
Untuk tenaga kesehatan, rumah sakit ini menggelar Master Class Cardiovascular Kidney Metabolic pada 20–21 September 2025, yang menghasilkan rekomendasi penting mengenai penggunaan contrast media pada diagnosa dan intervensi medis. Sementara bagi publik, Siloam menghadirkan tujuh seri talkshow “Heart & Friends” melalui kanal YouTube dan Instagram yang membahas topik mulai dari hubungan jantung dengan otak, paru, ginjal, obesitas, diabetes, hingga kesehatan jantung pada anak dan ibu hamil.
Kepala Staf Medis Bidang Kardiologi, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA, menyoroti risiko gangguan irama jantung atau aritmia yang bisa memicu stroke. Ia menyebut tindakan ablasi dengan teknologi terbaru Pulse Field Ablation (PFA) kini menjadi standar penanganan aritmia di Siloam. “Kami juga melakukan prosedur inovatif seperti Cardio Neuro Ablation untuk pasien pingsan karena saraf vagus berlebih, bahkan menjadi yang pertama di Indonesia. Ke depan, layanan Renal Denervation akan segera tersedia bagi pasien hipertensi yang sulit dikontrol,” jelasnya.
Dari sisi penyakit ginjal, dr. Tunggul Diapari Situmorang, Sp.PD-KGH, menekankan keterkaitan erat antara jantung dan ginjal. Menurutnya, gagal jantung dapat menurunkan fungsi ginjal, sementara pasien penyakit ginjal kronis memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi jantung.
Siloam Hospitals TB Simatupang juga telah diakui secara internasional melalui penghargaan World Stroke Organization (WSO) Angel Awards, dengan status tertinggi Diamond yang diraih konsisten sejak 2022.
“Dengan dukungan dokter berkompeten, teknologi mutakhir, dan pendekatan multidisiplin, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini risiko penyakit jantung,” tambah dr. Dewi.
Siloam Hospitals TB Simatupang sendiri dikenal sebagai salah satu pusat layanan kesehatan swasta terkemuka di Jakarta Selatan, dengan fokus pada kardiologi, neurosains, ortopedi, dan onkologi radiasi, serta dilengkapi fasilitas medis modern seperti CT Scan 256 Slices dan MRI 3 Tesla.

Komentar