Selasa, 21 Juli 2026 | 20:01
COMMUNITY

Akhmad Munir Terpilih Pimpin PWI Pusat 2025–2030, Atal S. Depari Jabat Ketua Dewan Kehormatan

Akhmad Munir Terpilih Pimpin PWI Pusat 2025–2030, Atal S. Depari Jabat Ketua Dewan Kehormatan
Akhmad Munir dan Atal S. Depari (Rico/askara)

ASKARA - Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Akhmad Munir, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030. Munir meraih 52 suara, mengungguli petahana Hendry Ch. Bangun yang hanya memperoleh 35 suara dalam Kongres PWI 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (30/8/2025).

Suasana kongres langsung pecah dengan tepuk tangan dan sorak gembira ratusan peserta saat hasil pemungutan suara diumumkan. Munir bersama Atal S. Depari, yang dalam kesempatan yang sama terpilih sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, kemudian mendapat kalungan selendang sutera khas Bugis sebagai simbol kemenangan.

Atal sendiri menang tipis dengan 44 suara, hanya unggul dua suara dari pesaingnya, Sihono HT, yang meraih 42 suara. Hasil tersebut menandai kembalinya Atal dalam jajaran kepemimpinan PWI, kali ini dengan posisi strategis sebagai penjaga marwah organisasi melalui Dewan Kehormatan.

Tugas Berat Formatur

Usai terpilih, Munir langsung memimpin rapat pleno ketiga Kongres PWI. Rapat tersebut menetapkan tiga formatur yang akan bertugas membentuk kepengurusan PWI Pusat periode 2025–2030 dalam waktu 30 hari. Mereka adalah Fathurrahman (mewakili Sumatera), Lutfil Hakim (Jawa), dan Sarjono (Sulawesi).

Munir menegaskan bahwa kepengurusan baru harus segera bekerja merespons tantangan besar dunia pers. “PWI tidak hanya dituntut menjaga marwah jurnalisme, tetapi juga beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pola konsumsi media masyarakat di era digital,” ujarnya.

Jejak Karier Munir

Akhmad Munir bukan nama asing di kalangan pers nasional. Pria kelahiran Jember ini merupakan alumni FISIP Universitas Jember (Unej) dan pernah menjabat Ketua PWI Jawa Timur selama dua periode (2010–2019).

Kariernya di LKBN ANTARA pun terus menanjak. Ia pernah menduduki posisi Direktur Pemberitaan, lalu menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama pada 2023 menggantikan Meidyatama Suryodiningrat yang ditunjuk Presiden sebagai Duta Besar Rumania dan Moldova. Pada 28 Juli 2023, Menteri BUMN Erick Thohir resmi menetapkan Munir sebagai Direktur Utama ANTARA.

Dengan rekam jejak panjang tersebut, Munir dipandang sebagai figur tepat untuk membawa PWI menghadapi tantangan zaman, khususnya menjaga profesionalisme wartawan di tengah derasnya arus informasi digital.

Atal Menjaga Kehormatan

Sementara itu, Atal S. Depari dikenal sebagai wartawan senior dan tokoh pers nasional. Sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2018–2023, Atal mengantarkan organisasi melewati berbagai dinamika, termasuk masa pandemi COVID-19.

Lulusan IKIP Jakarta (kini Universitas Negeri Jakarta) ini lama berkarier di dunia jurnalisme olahraga, mulai dari Harian Suara Karya hingga Harian Kompas. Atal dikenal luas sebagai organisatoris ulung yang mampu menjembatani kepentingan insan pers di level nasional maupun internasional.

Kini, dengan posisi Ketua Dewan Kehormatan, Atal dipercaya menjaga nilai, etika, dan integritas profesi wartawan. Kombinasi kepemimpinan Munir dan Atal diharapkan memperkuat soliditas PWI menghadapi lima tahun ke depan.

Dukungan Daerah

Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga datang dari daerah. Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menyampaikan selamat kepada Munir dan Atal.

“Selamat dan sukses kami ucapkan kepada Bapak Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI Pusat serta Bapak Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Kami siap mendukung penuh kepemimpinan beliau berdua. Siapapun yang terpilih adalah amanah demokrasi insan pers,” kata Kesit di arena kongres, Sabtu (30/8/2025).

Ia menegaskan, kepemimpinan baru PWI menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebersamaan, menjaga marwah organisasi, serta meningkatkan kapasitas wartawan di seluruh Indonesia. “Kami optimis, di bawah kepemimpinan Pak Munir dan Pak Atal, PWI akan semakin solid dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Simbol Transisi

Kongres PWI 2025 tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga simbol transisi. Munir membawa energi pembaruan, sementara Atal menghadirkan kesinambungan tradisi. Kombinasi keduanya diharapkan mampu memperkuat posisi PWI sebagai pilar penting demokrasi sekaligus garda terdepan dalam menjaga integritas jurnalisme nasional.

Komentar