SIDANG TAHUNAN MPR, DPR DAN DPD
Ketua MPR Apresiasi Program MBG, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat
ASKARA-Presiden Prabowo Subianto selama masa pemerintahan dinilai telah berusaha keras menjadikan Indonesia sebagai negara besar dan kuat namun tetap kompetitif dan berdaulat di kancah Internasional.
Demikian ditegaskan Ketua MPR Ahmad Muzani dalam pidato Sidang Tahunan MPR tahun 2025 di gedung DPR, Jumat (16/8/2025). Pidato ini disampaikan merupakan bagian dari pembukaan sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD tahun 2025.
Dalam pidatonya politisi Partai Gerindra ini menyampaikan arah pembangunan Indonesia yabg meliputi kemandirian pangan ketahanan energi, pertahanan nasional dan keunggulan teknologi.
"Prabowo Subianto selama masa pemerintahannya telah berupaya menjadikan Indonesia sebagai negara besar dan kuat yang bukan hanya sanggup bertahan, tetapi kompetitif dan berdaulat di pentas dunia. Arah pembangunan kembali diletakkan pada kemandirian pangan, ketahanan energi, pertahanan nasional, dan keunggulan teknologi,” katanya.
Dia juga menyebut kalau program-program hilirisasi, pembangunan wilayah perbatasan, digitalisasi pelayanan publik, serta penguatan UMKM menjadi motor penting untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan tangguh dalam menghadapi ketidakpastian global.
Tak ketinggalan, berikutnya Ahmad Muzani juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dijalankan. Ditegaskannya kalau program tersebut bukan sekadar memberi makan tetap sebagai investasi jangka panjang.
"Program MBG bukan sebatas memberi makan, tetapi sebuah investasi besar bagi masa depan bangsa. Program ini juga telah menjadi penggerak ekonomi lokal dan instrumen pemerataan ekonomi," ujar Ahmad Muzani.
Pada bagian lain, dia juga menyinggung keberadaan Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk pemerintahan Prabowo Subianto. Pihaknya mengapresiasi program tersebut.
"Koperasi Merah Putih sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat untuk menjadi kuat secara ekonomi. Gerakan strategis ini untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak kepada rakyat kecil," kata Ahmad Muzani.
Program Sekolah Rakyat juga diapresiasi. Menurutnya, program tersebut sebagaj jawaban untuk mengatasi pemerataan pendidikan. Sekolah ini, kata Ahmad Muzani, hadir khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini sulit mengakses pendidikan yang berkualitas.
“Sekolah Rakyat menjadi jalan keluar yang membuka kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam pidatonya Ahmad Muzani juga menyoroti isu-isu lain seperti penyusunan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), implementasi Pasal 33 UUD, dan lain sebagainya. (dry)

Komentar