Rabu, 17 Juni 2026 | 19:52
NEWS

Tanda-Tanda Jagat di Malam Purnama Enam Planet

Tanda-Tanda Jagat di Malam Purnama Enam Planet
Ilustrasi purnama (Dok Freepik)

ASKARA - Nalika Sang Hyang Candra murub sampurna, nyawiji ing pucak langit, lan para lintang agung padha mlaku ana ing garis siji, iku tandha jagad bakal ngalami owah-owahan agung. Kang waskita bakal mangerteni, nanging kang lali bakal kaget dene kahanane.

(Diterjemahkan: Ketika Sang Bulan bersinar penuh, menyatu di puncak langit, dan bintang-bintang agung berjalan dalam satu garis, itulah tanda dunia akan mengalami perubahan besar. Yang waspada akan mengerti, namun yang lalai akan terkejut oleh keadaannya.)

Fenomena langka itu akan terjadi pada malam 9-10 Agustus 2025, ketika enam planet, Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus, tampak berbaris di bawah sinar purnama. Mars, sang pejuang merah, memilih jalannya sendiri, muncul lebih awal di malam hari, seakan membuka gerbang bagi peristiwa ini.

Dalam sudut pandang astronomi, ini hanyalah konjungsi planet. Namun dalam pandangan para ahli waris ilmu langit, ini adalah "Lintasan Agung," saat poros semesta berputar dan nasib manusia tersentuh tangan tak kasat mata. Setiap planet dipercaya membawa pesan dari kabar baik, ujian batin, hingga tanda pembuka perubahan besar.

Cahaya purnama pada malam itu dianggap sebagai pusat daya, memantulkan kekuatan keenam planet dan memperkuat getaran doa. Para spiritualis meyakini, ini adalah waktu untuk membersihkan diri, menata niat, dan meneguhkan langkah menuju babak baru kehidupan.

Wejangan Leluhur:
Ing sangisoré purnama iki, saben pangucap lan panyuwunmu bakal tinulis ing lembaran langit. Aja nggawa nesu ing turu, amarga swara ati bakal luwih banter tinimbang swara lisan.
(Diterjemahkan: Di bawah purnama ini, setiap ucapan dan permohonanmu akan tertulis di lembar langit. Jangan bawa amarah ke dalam tidurmu, karena suara hati akan lebih nyaring daripada suara lisan.)

 

 

Komentar