Selasa, 21 Juli 2026 | 10:57
COMMUNITY

Tampilkan Exquisite Indonesia

Karsa Seni Indonesia Bawa Misi Budaya ke 4 Negara Eropa

Karsa Seni Indonesia Bawa Misi Budaya ke 4 Negara Eropa
Karsa Seni Indonesia ketika membawa misi budaya ke 4 negara Eropa (Dok KSI)

ASKARA - Komunitas Karsa Seni Indonesia (KSI) kembali membawa harum nama bangsa melalui misi budaya ke empat negara Eropa: Serbia, North Macedonia, Rumania, dan Polandia. Misi bertajuk “Exquisite Indonesia” ini menampilkan kekayaan budaya Nusantara lewat tari dan musik tradisional yang dikemas apik dalam rangkaian festival seni budaya internasional.

KSI yang dipimpin oleh Anita Pandjaitan merupakan komunitas seni yang konsisten memperkenalkan budaya Indonesia ke mancanegara sejak 2008. Dalam misi tahun 2025 ini, KSI menampilkan sepuluh tari kreasi Nusantara yang mewakili delapan daerah di Indonesia, disuguhkan dengan koreografi memukau dari Frank Adam Rorimpandey atau akrab disapa Tobby.

“Dengan acara ini kita merayakan keindahan Indonesia dalam harmoni gerak, musik, dan makna. Karya-karya ini lahir dari proses riset dan pengalaman panjang. Kami percaya, melalui seni dan budaya, kita bisa menyatukan dunia,” ujar Tobby.

Tarian yang ditampilkan antara lain Nyonya Kebaya, Topeng Jingga, Nandak Payung Jakarta, Ngibit si Hantu Cinta, Zapin Bahari, Belian Canang, hingga Piring Batabuh. Semuanya ditata dalam koreografi kreatif dan dipadu dengan musik tradisional seperti rampak kendang, gong, suling, saluang, rebab, bonang, dan kenong yang diarahkan oleh Roebby Amoeng.

Roebby, yang juga aktif melatih siswa-siswi SMA dan SMK, menekankan pentingnya pelestarian budaya kepada generasi muda. “Kita jangan sampai meninggalkan budaya kita. Kekayaan budaya Nusantara adalah alasan kita tetap bersama,” ujarnya optimis.

Penampilan KSI menjadi bagian dari festival-festival internasional bergengsi, antara lain International Student Festival dan Etnofest Cacak di Serbia, Linden Days Festival di North Macedonia, Hura of Ancestors di Rumania, serta World Folk Review Integration dan Vistula Folk Festival di Polandia. Saat ini, KSI tengah tampil dalam Festival Folcloric Internațional di Vaslui, Rumania, yang digelar pada 2–6 Agustus 2025.

Tak hanya para penari muda, misi ini juga melibatkan penari dari berbagai usia termasuk ibu-ibu yang menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka telah berlatih intensif sejak Desember 2024.

Pembina KSI, seniman senior Niniek L. Karim, menyampaikan dukungannya terhadap misi budaya ini. “Exquisite Indonesia adalah cerminan kecantikan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Keragaman budaya ini harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujar Niniek.

Dengan semangat kebhinekaan dan semangat pelestarian, KSI kembali membuktikan bahwa seni dan budaya adalah alat diplomasi yang kuat untuk menyatukan, memperkenalkan, dan membanggakan Indonesia di mata dunia.

 

Komentar