Rabu, 22 Juli 2026 | 00:56
NEWS

Pertamina Hulu Sanga Sanga Latih Pemuda Muara Badak Jadi Rigger Bersertifikat

Pertamina Hulu Sanga Sanga Latih Pemuda Muara Badak Jadi Rigger Bersertifikat
Sebanyak sembilan pemuda asal Desa Muara Badak Ilir, Kutai Kartanegara, mengikuti pelatihan dan sertifikasi profesi juru ikat beban (rigger) di PPSDM Migas Cepu (Dok Migas Cepu)

ASKARA – Sebanyak sembilan pemuda asal Desa Muara Badak Ilir, Kutai Kartanegara, mengikuti pelatihan dan sertifikasi profesi juru ikat beban (rigger) di PPSDM Migas Cepu, Jawa Tengah, atas dukungan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS). Pelatihan yang digelar selama tiga hari, 28–30 Juni 2025, ini menjadi bekal penting bagi para peserta untuk memasuki dunia kerja di industri hulu migas.

Para peserta diberangkatkan dengan pendampingan dari perwakilan pemerintah desa dan kecamatan. Acara pelepasan dilakukan di Kantor Desa Muara Badak Ilir dan berlangsung penuh semangat.

Selama pelatihan, peserta dibekali keterampilan teknis sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), meliputi pemahaman alat rigging, prosedur keselamatan kerja, hingga penyusunan laporan pemindahan beban. Usai pelatihan, mereka langsung menjalani uji sertifikasi pada 1–2 Juli 2025 oleh LSP PPSDM Migas, dengan hasil membanggakan: delapan peserta dinyatakan lulus dan resmi bersertifikat nasional.

Manager PHSS Field, Iva Kurnia Mahardi, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan masyarakat lokal. “Kami percaya, pendidikan dan pelatihan keterampilan adalah pondasi utama untuk menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Penutupan program dilakukan pada 18 Juli 2025 di Kantor Desa Muara Badak Ilir dan dihadiri berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Selain seremoni, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan evaluasi program.

Salah satu peserta, Syair Hairid, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diperoleh. “Ilmu yang saya dapat sangat berguna, terutama tentang penggunaan alat rigging yang aman. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kecamatan Muara Badak. Kepala Seksi PMD, Neneng Sri Yulianti, menyebut program ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas SDM desa. “Ini bukti bahwa kita mampu mengirim putra daerah ke lembaga pelatihan resmi. Harapannya, ini bisa jadi contoh bagi desa-desa lain,” katanya.

Sementara itu, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk perusahaan PHSS menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Community Involvement & Development (CID) yang mencakup bidang ekonomi, pendidikan, hingga lingkungan. Program ini dirancang berdasarkan pemetaan sosial untuk memastikan dampaknya nyata dan berkelanjutan.

“Kami ingin para pemuda dari keluarga pra-sejahtera punya peluang lebih besar dalam dunia kerja, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Ini bagian dari dukungan kami terhadap pencapaian SDGs Indonesia,” jelas Manager Communication Relations & CID PHI.

Dengan program ini, PHSS berharap dapat mendorong mobilitas sosial generasi muda desa dan memperkuat keberlanjutan operasional migas melalui keterlibatan masyarakat yang aktif dan mandiri.

Sebagai informasi, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga adalah anak usaha dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang beroperasi di Zona 9 Kalimantan Timur. PHSS menjalankan aktivitas hulu migas dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai program sosial.

 

Komentar