Rabu, 22 Juli 2026 | 01:25
NEWS

Polri Evaluasi Keamanan Wisata Bromo Tengger Semeru

Polri Evaluasi Keamanan Wisata Bromo Tengger Semeru
Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengawasan Objek Wisata (Dok Humas Polri)

ASKARA - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengawasan Objek Wisata dalam rangka mendukung Program Prioritas Polri Kegiatan IX. Kegiatan berlangsung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kamis (10/7).

Bimtek ini dipimpin langsung oleh Brigjen Pol Harry Kurniawan, serta didampingi oleh Kombes Pol Noerwiyanto, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, dan Pembina Fitriana Nurhayati. Kehadiran tim Polri disambut oleh Nur Asman, S.H. (Kepala Seksi PTN Wilayah I) dan Hariyono (Kepala Resort Cemoro Lawang).

Kegiatan diawali dengan koordinasi dan komunikasi antara tim Bimtek dan pihak pengelola, serta pemberian arahan teknis mengenai sistem pengamanan objek wisata. Tim juga melakukan diskusi evaluatif, serta meninjau sejumlah titik vital seperti Lautan Pasir dan Kawah Bromo.

Selain itu, peninjauan juga mencakup: Infrastruktur dan jalur evakuasi, sarana dan pola pengamanan, layanan kesehatan dan keselamatan, ketersediaan pusat informasi dan kenyamanan pengunjung.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI," kata Brigjen Harry usai kunjungan.

Ia menekankan bahwa Polri bertanggung jawab dalam mendukung pengamanan destinasi wisata nasional, bersama pemerintah daerah, jajaran kepolisian, dan pengelola lokal.

"Bromo sudah tertata baik, namun masih perlu pembenahan di aspek keamanan, klinik kesehatan, pusat informasi, hingga kantong parkir," ujarnya.

Brigjen Harry juga menyoroti pentingnya Risk Assessment dan penerapan 6 Elemen serta 121 Kriteria pengamanan objek wisata nasional.

"Kami berharap hasil temuan ini ditindaklanjuti demi kenyamanan dan keselamatan wisatawan," pungkasnya.

 

 

Komentar