Senin, 13 Juli 2026 | 20:17
NEWS

Masyarakat Internasional Diwanti-wanti Tak Lupakan Genocida Warga Gaza

Masyarakat Internasional Diwanti-wanti Tak Lupakan Genocida Warga Gaza
Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PKS Sukamta (dok KWP)

ASKARA-Masyarakat dunia diingatkan jangan terkecoh dengan langkah Israel yang menyerang Iran dengan alasan pengayaan uranium (nuklir). Serangan negeri zionis tersebut hanya  strategi untuk mengalihkan sorotan dunia atas aksi genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta pada diskusi dialektika demokrasi yang digagas Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI bertajuk 'Langkah Konkret Antisipasi Dampak Meluasnya Perang Israel-Iran', di gedung DPR, Kamis (26/5/2025).

“Meski Israel dan Iran saling menyerang, situasi tragis yang dialami warga Palestina, khususnya di Gaza, seharusnya menjadi perhatian utama komunitas internasional,” katanya.

Namun, justru yang terjadi menurut Sukamta,  perhatian masyarakat dunia dialihkan pada konflik terbuka antara Israel dan Iran. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pemerintahan Benjamin Netanyahu untuk menutupi kejahatan kemanusiaan di Palestina. Israel ujarnya telah menciptakan tragedi kemanusiaan di Gaza.

Selain meluluhlantakkan Gaza, negara Zionis itu memblokade bantuan makanan, obat-obatan bagi warga Palestina sehingga mereka kelaparan. Ironisnya, warga Palestina yang tengan antri bantuan makanan pun dijadikan target oleh tentara Israel. Puluhan hingga hampir seratus orang, kata Sukamta, tewas hanya karena mencoba bertahan hidup.

“Kalau kita lihat di lapangan, ini tidak terlepas dari situasi yang melingkupi Netanyahu sendiri. Di Gaza, Israel sedang melakukan langkah-langkah mematikan yang sangat menentukan, mulai dari blokade pangan dan obat-obatan hingga pada level yang bisa menyebabkan penduduk Gaza musnah karena embargo,” kata Sukamta.

Sukamta juga menambahkan bahwa di tengah embargo total, ribuan warga Gaza yang kelaparan dan antre untuk mendapatkan makanan justru menjadi target tembakan langsung tentara Israel. Puluhan hingga hampir seratus orang, kata Sukamta, tewas hanya karena mencoba bertahan hidup.

“Dalam situasi normal, tindakan seperti ini pasti akan menjadi sorotan dan skandal internasional. Tapi sekarang, dunia justru lebih memperhatikan rudal yang berseliweran di langit—bukan penderitaan manusia yang berlangsung nyata di bumi Gaza,” sebut legislator dari Fraksi PKS tersebut.

Untuk itu Sukamta mendesak masyarakat internasional, termasuk media global, untuk kembali memusatkan perhatian pada krisis kemanusiaan di Gaza. Ia menyebut bahwa jika dibiarkan, kelengahan dunia ini akan memberikan ruang lebih luas bagi Israel untuk melanjutkan tindakan brutalnya terhadap warga Palestina.

“Yang terjadi saat ini adalah pembunuhan massal dalam diam. Dunia seolah disuguhi panggung perang di langit Iran-Israel, sementara di Gaza, manusia-manusia ditembaki saat antre makanan. Ini adalah kejahatan luar biasa yang harus dihentikan,” katanya. (dry)

Komentar