Rabu, 22 Juli 2026 | 04:17
MILITER

TNI AL dan Cinta yang Diam-Diam tapi Nyata untuk Bumi

TNI AL dan Cinta yang Diam-Diam tapi Nyata untuk Bumi
Anggota TNI AL dan masyarakat lakukan bersih pantai (Dok Lantamal X)

ASKARA - Di tengah kesibukan menjaga kedaulatan laut, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut X - Jayapura menunjukkan sisi lain yang nggak kalah mulia, cinta mereka pada lingkungan. Bukan sekadar seremonial atau unggahan medsos, tapi lewat aksi nyata yang menyentuh hati.

Tanpa banyak gembar-gembor, para prajurit bergerak membersihkan lingkungan sekitar, seperti yang dilakukan Lanal Nabire belum lama ini. Mereka tahu, sekecil apa pun upaya menjaga alam tetap punya arti besar. Rumput yang dirapikan, sampah yang dikumpulkan, atau area kumuh yang dirapikan, semuanya jadi bagian dari misi besar, menyelamatkan bumi, selangkah demi selangkah.

Aksi bersih-bersih ini bukan cuma soal kebersihan. Ada pesan kuat di baliknya, bahwa menjaga lingkungan adalah bentuk cinta yang nggak harus teriak-teriak. Diam-diam, tapi dampaknya terasa. Dan itulah yang TNI AL lakukan, dengan tulus, konsisten, dan rendah hati.

Komandan Lantamal X, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi, S.E., M.H., M.M., menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan di kalangan prajurit dan masyarakat

Lebih dari sekadar tugas dinas, mereka menghidupkan semangat gotong royong, ngajak masyarakat ikut peduli. Nggak ada sekat antara seragam dan warga. Semua turun bareng, berbagi keringat demi satu tujuan, lingkungan yang sehat, bersih, dan layak untuk generasi berikutnya.

Di era di mana banyak orang sibuk mengejar popularitas, aksi sunyi ini justru terasa luar biasa. Karena bumi nggak butuh janji, tapi butuh aksi. Dan TNI AL sudah menunjukkan, bahwa cinta tanah air itu bukan cuma lewat senjata tapi juga dengan sapu, karung sampah, dan niat tulus untuk merawatnya.

Semoga langkah kecil ini jadi gelombang besar. Karena perubahan nggak selalu datang dari tempat ramai, kadang ia lahir dari barisan prajurit yang mencintai alam, tanpa perlu banyak bicara.

 

Komentar