Kamis, 04 Juni 2026 | 06:11
COMMUNITY

Mengenal Kardinal dari Gereja Katolik Ritus Timur

Mengenal Kardinal dari Gereja Katolik Ritus Timur
5 Kardinal Elektor dari Gereja Katolik Ritus Timur (Dok Vaticannews) )

ASKARA - Tak banyak yang tahu bahwa Gereja Katolik bukan hanya Gereja Roma-Latin. Faktanya, Gereja Katolik terdiri dari satu Ritus Barat dan 23 Ritus Timur yang memiliki warisan suksesi apostolik masing-masing dari para Rasul. Dalam Konklaf tahun ini, sejumlah Kardinal Elektor dari Ritus Timur turut ambil bagian dalam pemilihan Paus. Siapa saja mereka?

1. Kardinal Louis Raphaël I Sako (Irak)

Lahir pada 4 Juli 1948 di Zakho, Irak, Louis Raphaël I Sako adalah Patriark Baghdad dari Gereja Katolik Kaldea sejak 2013. Ia terpilih melalui Sinode Uskup Kaldea dan disetujui oleh Paus Benediktus XVI pada 1 Februari 2013. Kemudian, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi kardinal pada 28 Juni 2018.

2. Kardinal Baselios Cleemis (India)

Baselios Cleemis lahir pada 15 Juni 1959 di Kerala, India. Ia adalah Uskup Agung Utama Gereja Katolik Syro-Malankara yang terpilih dalam Sinode Episkopal pada Februari 2007. Paus Benediktus XVI mengangkatnya sebagai kardinal pada 24 November 2012. Ia merupakan kardinal pertama dari Gereja Syro-Malankara.

3. Kardinal Berhaneyesus Demerew Souraphiel (Ethiopia)

Lahir pada 14 Juli 1948 di Ethiopia, Berhaneyesus Demerew Souraphiel, CM, menjabat sebagai Uskup Agung Addis Abeba sejak 1999. Ia menjadi pemimpin Gereja Katolik Ethiopia setelah ditahbiskan oleh Kardinal Paulos Tzadua. Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi kardinal pada 14 Februari 2015.

4. Kardinal Mykola Bychok (Ukraina)

Mykola Bychok, C.Ss.R., lahir pada 13 Februari 1980 di Ternopil Oblast, Ukraina. Ia menjabat sebagai Uskup Eparki Santo Petrus dan Paulus Melbourne sejak 2020, dengan wilayah pelayanan mencakup Australia, Selandia Baru, dan Oseania. Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi kardinal pada 7 Desember 2024, menjadikannya kardinal termuda yang ikut serta dalam Konklaf tahun ini.

5. Kardinal George Jacob Koovakad (India)

George Jacob Koovakad lahir pada 11 Agustus 1973 di Chethipuzha, India. Ia berasal dari Gereja Katolik Siro-Malabar dan saat ini menjabat sebagai Prefek Diskasteri untuk Dialog Antar Agama. Sejak 2020, ia bergabung di Sekretariat Negara Vatikan dan sejak 2021 bertugas menyusun agenda perjalanan Bapa Suci, termasuk kunjungan ke Indonesia.

Pada 25 Oktober 2024, Paus Fransiskus mengangkatnya sebagai Uskup Agung Tituler Nisibis dari Chaldea dan ia ditahbiskan secara episkopal pada 24 November 2024 oleh Uskup Agung Utama Raphael Thattil di Katedral Changanassery.

Tak lama berselang, pada 7 Desember 2024, ia diangkat menjadi Kardinal-Diakon Sant'Antonio di Padova a Circonvallazione Appia oleh Paus Fransiskus.

 

 

Komentar