Mengenal Pastor Letnan Dua Angkatan Darat asal Maumere
ASKARA - Rm. Damianus Damian Kopong Miten, Pr, yang akrab disapa Romo Aris, kini resmi menjadi bagian dari Rohani Katolik (Rohkat) TNI Angkatan Darat. Ia bergabung setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Perwira Karier (Dikma PaPK-32) tahun 2025.
Lahir di Maumere pada 16 Maret 1995, Romo Aris menempuh pendidikan S-1 Filsafat di Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, NTT. Setelah itu, ia melanjutkan studi S-2 Teologi di Seminari Tinggi Teologi St. Mikael, Kupang. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 10 Oktober 2022.
Dalam kesaksiannya, Romo Aris mengungkapkan bahwa ketertarikannya menjadi imam bermula dari kekagumannya terhadap jubah imam. “Saya tertarik menjadi imam karena melihat jubah imam. Setelah saya memakainya, saya tidak akan melepasnya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Setelah tahbisan, Romo Aris mendapatkan tugas dari Bapak Uskup untuk mengabdi sebagai pastor di lingkungan TNI AD. Baginya, tugas ini merupakan wujud baktinya kepada bangsa dan negara sekaligus bentuk pelayanan imannya.
Sebagai bagian dari Rohkat TNI AD, Romo Aris berharap dapat memberikan bimbingan spiritual yang lebih luas. Ia ingin mendampingi anggota TNI dalam menjalankan tugasnya serta membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan rohani.
Dengan semangat pengabdian, Romo Aris siap menjalankan perannya sebagai imam di lingkungan militer. Ia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan kehidupan spiritual anggota TNI AD dan umat Katolik di sekitarnya.

Komentar