Kepala Daerah hingga Presiden Duda
ASKARA - Dua jomblo tengah asik ngobrol ngalor-ngidul tentang berbagai topik terkini di warung kopi pinggiran Jakarta.
Andre: Bro, lo sadar nggak, gubernur Jabar duda, gubernur Jateng duda, gubernur Jatim single, presiden juga duda…
Hadi: Iya, makin tinggi jabatan, makin sepi di hati. Mungkin ini syarat tak tertulis buat jadi pejabat?
Andre: Bisa jadi! Jangan-jangan nanti kalau ada seleksi gubernur, pertanyaannya bukan “Apa visi-misi Anda?”, tapi “Kapan terakhir kali ngirim ‘Selamat pagi, sayang’?”
Hadi: Waduh! Berarti kita berdua lolos tanpa tes!
Andre: Iya! Tapi kalau kita udah jadi pejabat terus ditanya, “Kapan nikah?” gimana?
Hadi: Jawab aja santai, “Kita ikut arahan pemerintah pusat.”
Andre: Wih, aman banget jawabannya! Cocok buat konferensi pers.
Hadi: Betul! Kalau ada wartawan ngejar lagi, tinggal tambahin, “Masih dikaji oleh tim ahli.”
Andre: Hahaha! Ya udah, bro, kita nggak usah cari pasangan dulu. Siapa tahu ini tiket jadi pemimpin masa depan!
Hadi: Setuju! Demi bangsa dan negara, kita jomblo dulu!
Andre: Sekali duda tetap janda! Hidup jomblo!

Komentar