Kamis, 04 Juni 2026 | 08:26
TRAVELLING

Gunung Rinjani Kembali Dibuka untuk Wisata Alam Mulai 3 April 2025

Gunung Rinjani Kembali Dibuka untuk Wisata Alam Mulai 3 April 2025
Gunung Rinjani (Sumber foto: istockphoto)

ASKARA - Setelah sempat ditutup di awal tahun, kawasan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) akan kembali menerima kunjungan wisatawan mulai 3 April 2025. Keputusan ini diumumkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pemulihan ekosistem serta kondisi cuaca yang lebih stabil berdasarkan data dari BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok. 

Kepala Balai TNGR, Yarman, menjelaskan bahwa pembukaan kembali ini mencakup beberapa jalur pendakian yang menjadi favorit para petualang, antara lain:  
- Jalur Senaru (Resort Senaru SPTN Wilayah I TNGR)  
- Jalur Torean (Resort Torean SPTN Wilayah I TNGR)  
- Jalur Tetebatu (Resort Tetebatu SPTN Wilayah II TNGR)  

Dengan kembali dibukanya jalur-jalur tersebut, pendaki bisa menikmati kembali pesona alam Gunung Rinjani, termasuk pemandangan Danau Segara Anak, keindahan kawah, serta jalur hutan tropis yang masih alami.  

Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan, Balai TNGR menetapkan kuota kunjungan sebesar 100 persen dari kapasitas normal. Setiap pendaki diizinkan untuk menikmati pengalaman mendaki selama maksimal 4 hari 3 malam di kawasan taman nasional ini.  

Bagi yang ingin melakukan pendakian, tiket masuk dapat dipesan secara online melalui aplikasi eRinjani mulai 25 Maret 2025. Sistem ini memungkinkan wisatawan untuk merencanakan perjalanan mereka dengan lebih mudah dan memastikan bahwa kuota pendakian tidak melebihi batas yang ditentukan.  

Dalam kesempatan yang sama, Yarman mengajak seluruh pengunjung untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Rinjani. Program "Go Rinjani Zero Waste 2025" menjadi salah satu upaya utama untuk mengurangi dampak negatif dari aktivitas wisata terhadap lingkungan.  

"Kami mengimbau semua pendaki agar lebih peduli terhadap sampah dan ekosistem di kawasan ini. Keindahan Rinjani adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Yarman.  

Selain jalur pendakian utama, beberapa spot wisata alam di sekitar Gunung Rinjani juga akan kembali dibuka untuk umum. Beberapa di antaranya termasuk air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep yang terkenal dengan kejernihan air dan pemandangan alam yang menakjubkan.  

Dengan pembukaan kembali Gunung Rinjani, diharapkan sektor pariwisata di NTB dapat kembali bergeliat serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama bagi para pemandu gunung, penyedia jasa porter, serta pelaku usaha wisata lainnya.  

Bagi pencinta alam yang sudah lama menantikan momen ini, saatnya bersiap untuk menjelajahi kembali keindahan Gunung Rinjani dengan tetap menjaga kelestariannya!

 

 

Komentar