Kericuhan di Acara Syukuran Bupati Jayawijaya, 33 Orang Terluka
ASKARA – Acara syukuran Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya yang digelar di Lapangan Sepakbola Kama, Jalan J.B. Wenas, Wamena, Sabtu (15/3), berujung ricuh. Bentrokan antara dua kelompok massa yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebabkan puluhan orang terluka akibat lemparan batu, anak panah, hingga sabetan benda tajam.
Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, dalam keterangannya di Wamena, Minggu (16/3/2025), memastikan bahwa sebanyak 33 korban telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena. Para korban mengalami luka dengan tingkat keparahan yang beragam, mulai dari ringan hingga berat.
Selain korban luka, kerusuhan ini juga mengakibatkan kerusakan sejumlah kendaraan. Massa yang terlibat bentrokan membakar satu unit truk dinas milik Polres Jayawijaya, satu mobil Strada, serta satu sepeda motor. Selain itu, empat unit mobil dinas Polres Jayawijaya turut dirusak.
Tiga dari korban luka diketahui merupakan personel Polres Jayawijaya yang sedang bertugas mengamankan jalannya acara. Polisi masih menyelidiki penyebab utama bentrokan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi anarkis tersebut.
Athenius Murib mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memastikan situasi di Jayawijaya tetap kondusif.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mencegah potensi bentrokan susulan. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan langkah mediasi untuk meredakan ketegangan di antara kelompok yang bertikai.

Komentar