Rabu, 22 Juli 2026 | 04:06
COMMUNITY

Tarhim Tim 3 PDM Semarang di PCM Susukan: Penguatan Ukhuwah dan Kesadaran Zakat

Tarhim Tim 3 PDM Semarang di PCM Susukan: Penguatan Ukhuwah dan Kesadaran Zakat
Tarhim Tim 3 PDM Kabupaten Semarang di PCM Susukan

ASKARA – Tim 3 Tarawih Silaturahim (Tarhim) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Semarang melaksanakan kunjungan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Susukan pada Sabtu, 8 Maret 2025. Kegiatan yang berlangsung di Masjid PCM Susukan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah serta meningkatkan kesadaran umat terkait peran dan tanggung jawab sosial dalam Islam.

Pembukaan dan Tausiyah tentang Taqwa

Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars ‘Aisyiyah sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan Muhammadiyah.

Ketua PCM Susukan, Suyanto, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Tim 3 PDM Kabupaten Semarang dan menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun gerakan Muhammadiyah.

Selanjutnya, Prof. Dr. KH. Saerozi, M.Ag menyampaikan sambutannya dengan menekankan pentingnya kebersamaan dalam organisasi. Ia mengingatkan bahwa setiap Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus saling menguatkan dan menyebarkan kebaikan, sehingga gerakan ini tetap solid dan bermanfaat bagi masyarakat.

Acara berlanjut dengan tausiyah oleh Heri Mahfudi, yang membahas hakikat takwa. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa takwa bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga mencakup kepedulian sosial serta peran aktif dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Buka Puasa Bersama dan Pengarahan PDM

Setelah tausiyah, jamaah melaksanakan buka puasa bersama, diikuti dengan shalat Maghrib berjamaah. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga Muhammadiyah di Susukan.

Usai shalat Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari PDM Kabupaten Semarang. Dalam sesi ini, Prof. Dr. KH. Saerozi, M.Ag kembali menegaskan pentingnya kekompakan antar-AUM di Susukan. Ia menekankan bahwa setiap elemen dalam Muhammadiyah harus saling mendukung, menguatkan, dan menebarkan kebaikan.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kerukunan dan keamanan dalam kegiatan ini, yang turut dijaga oleh KOKAM dan Banser. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara berbagai elemen umat Islam dalam menjaga kondusivitas kegiatan keagamaan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PCM Susukan harus hadir dalam berbagai acara yang diselenggarakan oleh tokoh agama, khususnya para kyai dari Nahdlatul Ulama (NU), dengan tetap membawa citra positif Muhammadiyah sebagai organisasi yang inklusif dan berorientasi pada kemajuan umat.

Tarawih dan Penguatan Kesadaran Zakat

Setelah pengarahan, jamaah melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Seusai tarawih, acara dilanjutkan dengan sesi kajian yang disampaikan oleh Ustadz Ikhwanushoffa, Manager Area Lazismu Jawa Tengah.

Dalam paparannya, ia menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat, khususnya Zakat Mal. Ia menjelaskan bahwa:

1. Zakat Fitrah berfungsi menyempurnakan puasa,
2. Zakat Mal berfungsi menyempurnakan shalat, sebagaimana disebutkan dalam ajaran Islam.

Lebih lanjut, ia mengajak jamaah untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke lembaga amil zakat yang sah, sesuai dengan perintah dalam QS At-Taubah: 103. Ia juga menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui Pimpinan Pusat (PP) telah menginstruksikan warganya untuk menyalurkan ZIS melalui Lazismu sebagai lembaga resmi milik Muhammadiyah.

Tarhim sebagai Wadah Konsolidasi dan Penguatan Dakwah

Kegiatan Tarhim Tim 3 PDM Kabupaten Semarang di PCM Susukan ini menjadi ajang yang strategis dalam membangun ukhuwah Islamiyah, memperkuat gerakan Muhammadiyah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat dan kepedulian sosial.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antar-AUM, Muhammadiyah di Susukan diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan dakwah Islam yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (Dwi Taufan Hidayat)

Komentar