Selasa, 04 Agustus 2026 | 04:45
NEWS

PHM Unjuk Gigi di BPETC 2025 dengan Inovasi Zirconia Sand Screen

PHM Unjuk Gigi di BPETC 2025 dengan Inovasi Zirconia Sand Screen
PHM di BPETC 2025 (Dok PHM)

ASKARA – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatat prestasi membanggakan di ajang Brunei Petroleum Technology Exhibition & Conference (BPETC) 2025 yang berlangsung di Bandar Seri Begawan pada 11-13 Februari lalu. PHM tampil mewakili PT Pertamina (Persero) dengan inovasi Zirconia Sand Screen: Transforming Marginal Sand-Producing Wells in the Mahakam Block, yang merupakan terobosan pertama di Pertamina bahkan di dunia.

Inovasi Zirconia Sand Screen dikembangkan untuk mengoptimalkan produksi di lapangan migas marginal atau tua dengan biaya lebih efisien. Teknologi ini dirancang dan diterapkan PHM bersama mitra kerja di bidang sand control dan filter screen. Makalah inovasi ini berhasil terpilih setelah melalui seleksi ketat oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream.

Teknologi Zirconia Sand Screen tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola energi nasional. Penerapan inovasi ini turut mendorong pengembangan industri lokal dengan pembangunan pabrik zirconia sand screen di Batam, yang berkontribusi pada peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan penciptaan lapangan kerja baru.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menyatakan bahwa inovasi ini membuktikan kemampuan teknologi dalam mengatasi tantangan operasional di lapangan tua sekaligus memberikan kontribusi positif bagi ketahanan energi nasional.

> “Inovasi ini tidak hanya mengoptimalkan produksi migas, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi industri nasional, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan daya saing industri lokal,” ujar Setyo, dalam keterangan yang diterima, Sabtu (8/3).

Blok Mahakam, yang telah berproduksi sejak 1974, terus menghadapi tantangan industri hulu migas dengan berinovasi. Dengan teknologi Zirconide yang revolusioner menggunakan Zirconia Sand Screen, PHM menghadirkan solusi thru tubing sand screen yang lebih tangguh. Material Zirconia Sand (ZrO₂) memiliki ketahanan erosi tinggi serta keuletan yang baik, menghasilkan High Erosion Sand Screen (HESS) yang andal.

Pemasangan teknologi ini menggunakan unit well intervention tanpa rig, mencatat rekor keberhasilan thru tubing sand screen tertinggi di Lapangan Mahakam, yakni 89 persen. Hasil penerapannya mampu mengoptimalkan produksi 53 reservoir marginal, dengan kumulatif produksi gas mencapai 7,34 BCF (billion cubic feet) dan minyak 170,79 KBBO (kilo barrel oil), serta efisiensi biaya hingga 60 persen.

Keberhasilan inovasi ini menjadi bukti nyata komitmen PHM dalam mengoptimalkan produksi migas secara efisien dan berkelanjutan. PHM akan terus mendorong kolaborasi, pengembangan teknologi mutakhir, serta kontribusi nyata dalam ketahanan energi nasional.

Sebagai anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), PHM mengelola Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Bersama SKK Migas, PHM dan afiliasi PHI lainnya terus melakukan inovasi dan penerapan teknologi demi energi yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan, mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

 

 

Komentar