Perhutani KPH Bandung Utara dan BKSDA Jabar Gelar Aksi Bersih Sampah
ASKARA – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta menggelar aksi bersih-bersih sampah serta penanaman pohon di kawasan Wisata Curug Cijalu dan hutan wilayah BKSDA Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (20/2) dan melibatkan berbagai pihak terkait.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBPKH) Cisalak Ryan Metika Prasetyo, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Wanayasa Mansyur Supriatna, Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Vitriana Yulalita, serta Kepala Analisa Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Purwakarta Eman Suparman. Hadir pula Camat Serang Panjang Dede Setiawan, Ketua Pecinta Alam Semaung Sagunung Iis Rochati, dan tamu undangan lainnya.
Di tempat terpisah, Administratur KPH Bandung Utara Dedy S.J. Mulyanto menegaskan komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, aksi bersih-bersih sampah merupakan bentuk kepedulian terhadap hutan dan lingkungan, yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya bisa terus berkelanjutan.
“Kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan hutan merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian hutan dan lingkungan. Menjaga kawasan hutan dari segala bentuk gangguan yang dapat menyebabkan kerusakan bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kolaborasi antara berbagai pihak serta keterlibatan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dedy.
Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah IV Purwakarta Vitriana Yulita menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat tentang fungsi hutan, terutama dalam konteks konservasi dan perlindungan lingkungan. Ia menegaskan bahwa menjaga hutan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.
“Hutan mempunyai fungsi yang sangat vital bagi keberlangsungan kehidupan. Mari kita jaga bersama kelestarian hutan dan lingkungan, dimulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan. Kolaborasi dan kerja sama berbagai pihak sangatlah penting agar manfaat hutan bisa dirasakan untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Komentar