Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50
NEWS

Perhutani KPH Bandung Utara Perkuat Patroli Gabungan Cegah Karhutla dan Gangguan Hutan

Perhutani KPH Bandung Utara Perkuat Patroli Gabungan Cegah Karhutla dan Gangguan Hutan
Patroli melibatkan jajaran Perhutani KPH Bandung Utara bersama Pemerintah Desa Suntenjaya. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Cibodas Nana Bely (Dok Ben)

ASKARA - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan melalui patroli gabungan di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cibodas, Kabupaten Bandung Barat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana alam, serta gangguan keamanan hutan (gukamhut).

Patroli melibatkan jajaran Perhutani KPH Bandung Utara bersama Pemerintah Desa Suntenjaya. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Cibodas Nana Bely bersama jajaran, Komandan Regu Polisi Hutan Budi Hartono beserta anggota, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

Administratur KPH Bandung Utara Deden Yogi Nugraha mengatakan, patroli terpadu merupakan langkah preventif untuk menekan berbagai potensi ancaman terhadap hutan, termasuk risiko kebakaran, bencana alam, serta aktivitas ilegal seperti pencurian getah pinus di wilayah rawan.

“Perlindungan hutan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta pengawasan secara rutin, kami berupaya mencegah potensi kebakaran hutan, menjaga keamanan kawasan, dan memastikan fungsi hutan tetap terpelihara,” ujar Deden, Rabu (8/7/2026).

Selain melakukan pemantauan kawasan, petugas juga memasang papan larangan dan imbauan di sejumlah titik strategis. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan.

Edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam strategi pencegahan karhutla, khususnya menghadapi musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Desa Suntenjaya Asep Wahyono menyampaikan dukungannya terhadap upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

“Menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah berbagai potensi gangguan sehingga hutan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” katanya.

Melalui patroli gabungan tersebut, Perhutani KPH Bandung Utara terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya perlindungan aset hutan, mitigasi risiko, serta penerapan pengelolaan hutan lestari yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

 

Komentar