Wali Kota Jaksel Syafrin Liputo Perkuat Sinergi dengan Media untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
ASKARA - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengajak insan media memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Ajakan tersebut disampaikan saat menggelar silaturahmi bersama para wartawan yang sehari-hari meliput aktivitas Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pola Blok B/C Lantai III, Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan media untuk membahas berbagai program, kebijakan, serta persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
Syafrin menegaskan bahwa media bukan hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan program pembangunan dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita menjadi satu tim dalam rangka meningkatkan layanan publik yang lebih baik,” ujar Syafrin di hadapan para jurnalis.
Dalam kesempatan tersebut, Syafrin memperkenalkan konsep 3K sebagai landasan kerja Pemerintah Kota Jakarta Selatan, yakni komunikasi yang baik, koordinasi yang berkelanjutan dan ditindaklanjuti, serta kolaborasi yang efektif dan efisien.
Menurutnya, keberhasilan pemerintah dalam menjalankan berbagai program tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa.
“Pemerintah dan media memiliki peran masing-masing. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan tepat,” katanya.
Syafrin juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk terus menangani sejumlah persoalan strategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti penanganan banjir, kemacetan lalu lintas, pengelolaan sampah, serta pengendalian polusi udara.
Dalam sesi dialog, para jurnalis menyampaikan sejumlah masukan dan pertanyaan terkait berbagai isu perkotaan, mulai dari penanganan banjir, penataan ruang, kondisi lalu lintas, hingga persoalan fasilitas gedung pemerintahan, termasuk gangguan sistem pendingin ruangan (AC) di Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan akibat kerusakan trafo.
Menanggapi masukan tersebut, Syafrin menyatakan seluruh kritik dan saran dari media akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan pemerintah ke depan.
“Semua masukan dan koreksi ini akan kita tampung. Akan kita perbaiki supaya lebih baik untuk masa yang akan datang,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara Wali Kota Jakarta Selatan dan insan media. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang sehat, memperkuat sinergi, serta mendorong pelayanan publik yang semakin transparan dan responsif.

Komentar