KRI Tatihu-853 Dikerahkan untuk Cari Wartawan Metro TV yang Hilang di Perairan Tidore
ASKARA – Komando Armada (Koarmada) III mengerahkan KRI Tatihu-853 untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap Wartawan Metro TV, Syahril, yang hilang akibat ledakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 milik Basarnas Provinsi Maluku Utara di Perairan Gita, Tidore Kepulauan.
Operasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si. Komandan Guskamla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Tomi Erizal, S.E., M.M., langsung menginstruksikan KRI Tatihu-853, yang berada dalam kendali operasi Guskamla Koarmada III, untuk bergerak menuju lokasi pencarian.
Pada pukul 11.00 WIT, KRI Tatihu-853 yang dikomandani Mayor Laut (P) Rahmad Kurniawan, S.T., M.Tr.Opsla., tiba di sektor pencarian di sekitar Perairan Tidore. Tim SAR melakukan penyisiran di area pencarian seluas 30 Nautical Miles (NM) guna mencari tanda-tanda keberadaan korban.
Setelah tiga jam pencarian, sekitar pukul 14.00 WIT, kapal nelayan setempat mendekati KRI Tatihu-853 dan melaporkan penemuan sebuah swimvest berwarna oranye di Perairan Pulau Kayoa, pada koordinat 00°01’14” S - 127°32’46” T. Tim SAR segera memperluas pencarian di sekitar lokasi penemuan tersebut.
Pangkoarmada III menegaskan bahwa TNI AL berkomitmen penuh dalam misi kemanusiaan dan akan terus berkoordinasi dengan Basarnas, BNPB, serta instansi terkait guna memaksimalkan pencarian korban.
“Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya agar operasi SAR berjalan efektif dan efisien demi keselamatan serta keamanan masyarakat maritim,” tegas Pangkoarmada III.

Komentar