Senin, 08 Juni 2026 | 08:27
MILITER

TNI AL Teguhkan Komitmen Perdamaian Dunia Lewat APCS 2025

TNI AL Teguhkan Komitmen Perdamaian Dunia Lewat APCS 2025
Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2025 di Bogor (Dok Dispenal)

ASKARA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menegaskan komitmennya untuk mendukung stabilitas regional dan perdamaian dunia melalui pembangunan mental dan spiritual prajurit. Hal ini disampaikan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma saat membuka Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2025 di Bogor, Senin (27/1).

Dalam acara yang berlangsung hingga 29 Januari 2025 ini, Wakasal menyampaikan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. "Kami berharap simposium ini tidak hanya mencapai tujuan yang diinginkan tetapi juga membawa dampak besar bagi perdamaian dunia," ungkapnya.

Simposium internasional yang digagas oleh Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) ini melibatkan 28 negara dengan partisipasi Perwira Pembina Mental (Pabintal) dan rohaniawan militer. Kegiatan bertujuan memperkuat kerja sama antarnegara melalui pendekatan spiritual serta membangun hubungan yang kokoh untuk menjaga perdamaian global.

Mengusung tema "Fostering Peace and Unity Through Interfaith Collaboration in The World", APCS 2025 mempromosikan peran penting Pabintal dalam membentuk mental prajurit Angkatan Laut yang tangguh.

"Kami bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk menjaga perdamaian dunia. Pendekatan ini melibatkan pembinaan mental dan moril di setiap satuan, karena perdamaian tidak akan tercapai tanpa stabilitas mental dan moral para pelaku dunia," jelas Wakasal di hadapan awak media.

Hadir dalam pembukaan simposium, antara lain Kadisbintalal Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, Kepala Pusat Studi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Vahd Nabyl Achmad Mulachela, serta Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemenlu Dr. Yayan Ganda Hayat Mulyana.

Selain simposium, rangkaian kegiatan meliputi audiensi ke Istana Bogor, kunjungan ke Gereja Katedral Jakarta, Masjid Istiqlal, serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan adat istiadat Indonesia kepada delegasi mancanegara.

APCS menjadi bukti nyata bahwa TNI AL tidak hanya berfokus pada tugas militer, tetapi juga memaksimalkan peran diplomasi dan pembinaan spiritual demi menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

 

 

Komentar