Uang Palsu di ATM BRI Gowa Resahkan Warga?
ASKARA - Kasus dugaan peredaran uang palsu yang sempat meresahkan masyarakat Gowa akhirnya terungkap sebagai kesalahpahaman. Isu ini mencuat setelah seorang nasabah membagikan video di media sosial melalui akun Snack Video Ombass TV, yang menunjukkan kejanggalan pada uang pecahan Rp100 ribu yang baru saja ditarik dari ATM Bank BRI Palangga, Gowa.
Video peristiwa tersebut diunggah pada Minggu (22/12). Nasabah yang bernama Sultan mengaku curiga dengan kondisi uangnya yang terlihat tidak normal, seperti adanya sudut uang yang terkelupas. Kekhawatiran itu membuatnya segera melibatkan pihak kepolisian untuk memeriksa keaslian uang tersebut.
Dalam video yang beredar luas, terlihat beberapa polisi memeriksa uang itu di lokasi kejadian, disaksikan oleh sejumlah warga yang merasa penasaran. Kejadian ini sempat menimbulkan keresahan, terutama karena peredaran uang palsu dapat berdampak serius pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Namun, pada Senin (23/12), Sultan memberikan klarifikasi melalui video baru. Ia meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan atas informasi yang sempat membuat heboh.
“Saya Sultan, warga Takalar, meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan terkait video viral uang palsu di ATM BRI Pallangga Gowa,” ujar Sultan, dikutip Kamis (26/12).
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang, uang tersebut dinyatakan asli. Sultan mengakui kesalahannya dan menegaskan kembali permohonan maafnya.
"Setelah dicek, keaslian uang tersebut memang asli. Sekali lagi saya meminta maaf kepada masyarakat Gowa," tambahnya.
Pihak Bank BRI setempat maupun aparat kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini. Meski demikian, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian uang untuk mencegah kesalahpahaman serupa di masa mendatang.

Komentar