Jumat, 19 Juni 2026 | 15:04
COMMUNITY

Peringatan Keras FKPP: Kami Tidak akan Diam sampai Ustadz Cecep Dibebaskan, Psikologis Anak jadi Taruhan

Peringatan Keras FKPP: Kami Tidak akan Diam sampai Ustadz Cecep Dibebaskan, Psikologis Anak jadi Taruhan
Ketua Umum DPC FKPP, KH. Abdul Wahid Alqudsy bersama Humas DPC FKPP Kabupaten Cianjur Rovi Mi'raj Mubinnur. (dok.istimewa)

ASKARA - Peringatan keras datang dari DPC Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Cianjur yang menyatakan dukungannya terhadap Ustadz Cecep.

Pihaknya juga menyayangkan banyaknya orangtua murid yang melaporkan guru karena masalah sepele.

“Ada kejadian, sedikit-sedikit main lapor. Jangan sampai ada undang-undang seperti (perlindungan anak) itu jadi asas dasar manfaat untuk mencari duit,” kata Rovi Mi'raj Mubinnur selaku Humas DPC FKPP Kabupaten Cianjur ketika mengunjungi pesantren Riyadus Sibyan di Haur Wangi, Cianjur, Sabtu (14/12).

Rovi menjelaskan, dirinya memang diutus dari FKPP Kabupaten Cianjur untuk memberikan dukungan terhadap masalah yang terjadi di pesantren Cianjur baik yang dialami santri maupun guru.

“Saya berharap dengan adanya kejadian ini, semua dari pesantren manapun yang memang cinta damai dan cinta keadilan, kita dukung ustadz Cecep agar bebas kembali,” imbaunya.

Dirinya juga memperingatkan pihak pelapor yang menurutnya tidak memikirkan mental anak dan istri Ustadz Cecep juga anak pelapor sendiri yang akan cacat di mata masyarakat Cianjur.

“Dampaknya mungkin anak dan istri Pak Ustadz Cecep terguncang dengan ini, tapi kita tahu beliau tidak bersalah karena membela diri dan mendidik mantan anak didiknya yang mencuri. Justru menurut saya, pelaporan ini bisa merusak mental anak pelapor itu sendiri, rekam jejak serta pandangan buruk terhadap orangtuanya itu sudah pasti,” cetusnya mengakhiri pembicaraan.

Komentar