Satpolairud Polresta Pati Evakuasi Jenazah ABK KM Mekar Ceria A
ASKARA – Satpolairud Polresta Pati mengevakuasi jenazah seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Mekar Ceria A yang meninggal dunia saat bekerja menangkap ikan di perairan Laut Flores. Kapal tersebut tiba di muara Sungai Juwana pada Jumat (6/12).
Korban diketahui bernama Ujang Koko (31), warga Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Informasi ini disampaikan oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan.
Menurut Kompol Hendrik, kejadian bermula pada Rabu, 20 November 2024, sekitar pukul 08.00 WIT. Saat itu, KM Berkah Rizqi Lancar (GT 148) sedang menangkap ikan di perairan Arafuru, Papua. Korban yang baru selesai menabur jaring mengeluh sakit dan langsung diberikan perawatan oleh sesama ABK.
"Korban kemudian dipindahkan ke KM Ceria A pada Sabtu, 23 November 2024, sekitar pukul 16.00 WIT. Pemindahan ini dilakukan karena kondisi korban yang belum membaik. Ia didampingi oleh tiga ABK lainnya yang akan kembali menuju Pelabuhan pangkal Juwana," ungkap Kompol Hendrik, menjelaskan kronologis kejadian.
Namun, dalam perjalanan pulang tepatnya di perairan Laut Flores, kondisi korban semakin memburuk. Pada Minggu, 1 Desember 2024, sekitar pukul 05.00 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia.
KM Mekar Ceria A tiba di muara Sungai Juwana pada Jumat, 6 Desember 2024, pukul 06.00 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh anggota Satpolairud Polresta Pati menggunakan perahu karet menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit I Juwana.
Bersama dengan tim INAFIS Satreskrim Polresta Pati dan tim medis dari Puskesmas Juwana, Satpolairud melakukan pemeriksaan dan identifikasi jenazah. "Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit TBC atau KP paru-paru," jelas Kompol Hendrik.
Jenazah Ujang Koko selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. "Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan," pungkasnya.

Komentar