TNI AL dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Dua Kapal
ASKARA – Dua kapal ikan, KMN Dinda Jaya dan KMN Bahtera Makmur, terbakar di Kawasan Pelabuhan Perikanan Masami Pasifik, Ketapang, Banyuwangi. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik ini berhasil dipadamkan berkat kerja sama TNI AL bersama tim gabungan yang terdiri dari Damkar Kabupaten Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, dan stakeholder lainnya. Senin (2/12).
Kejadian bermula ketika Lanal Banyuwangi menerima laporan terkait kebakaran tersebut. Menindaklanjuti laporan, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla, melalui Palaksa Lanal Banyuwangi, Mayor Mar I Nyoman Suarmika, langsung mengerahkan unsur-unsur pengamanan dan pemadaman, termasuk Patkamla Payaman, Rigid Buoyancy Boat (RBB), Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) dari KAL Sembulungan II-5-42, satu unit ambulans, serta sejumlah prajurit Lanal Banyuwangi.
Setibanya di lokasi, tim gabungan segera mengamankan area dan memulai proses pemadaman api. Setelah berupaya selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, seorang anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar ringan pada tangan. Kerugian material berupa kerusakan parah pada kedua kapal ikan tersebut juga tercatat.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan apresiasinya atas kesiapsiagaan TNI AL. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran TNI AL untuk terus waspada dan sigap dalam merespons setiap situasi darurat, sehingga kehadiran TNI AL dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Ini adalah bagian dari komitmen TNI AL untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi apapun, khususnya dalam upaya penanganan bencana dan kedaruratan,” ujar Laksamana Ali.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di area pelabuhan dan kapal yang memiliki risiko tinggi terhadap insiden serupa.

Komentar