Selasa, 21 Juli 2026 | 11:11
COMMUNITY

Kongres PWI Dipercepat, Wamenkomdigi Siap Fasilitasi di Cikarang

Kongres PWI Dipercepat, Wamenkomdigi Siap Fasilitasi di Cikarang
Wamenkomdigi bertemu dengan pengurus PWI Pusat (Dok PWI Pusat)

ASKARA – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan kesiapannya untuk mengikuti arahan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria terkait percepatan Kongres PWI sebelum 15 Desember 2024. Langkah ini diharapkan mampu mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat sekaligus mempersatukan organisasi wartawan terbesar dan tertua di Indonesia.

“Kami siap melaksanakan Kongres PWI dipercepat, bahkan jika harus digelar pada 10 Desember 2024 sesuai arahan Wamenkomdigi. Lebih dari 15 PWI Provinsi sudah sepakat mendukung langkah ini demi persatuan PWI,” ujar Zulmansyah, Jumat (28/11).

Zulmansyah menyebut percepatan kongres adalah solusi terbaik untuk menyelesaikan berbagai kendala akibat dualisme kepengurusan, seperti pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan program Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI). "Ini demi masa depan organisasi yang lebih baik, utuh, dan kuat,” tegasnya.

Dalam pertemuan di Restoran Aroem, Jakarta, Zulmansyah hadir bersama mantan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari, Ketua Dewan Pakar PWI Agus Sudibyo, Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo, dan beberapa Ketua PWI Provinsi. Wamenkomdigi menginisiasi pertemuan tersebut sebagai respons atas kemelut berkepanjangan di tubuh PWI.

Wamenkomdigi Nezar Patria menawarkan fasilitas Pusat Pelatihan Komdigi di Cikarang, Bekasi, sebagai lokasi kongres percepatan. “Wamen mengusulkan tanggal 10 Desember 2024, namun tetap menyerahkan keputusan kepada kedua belah pihak,” kata Zulmansyah.

Zulmansyah juga menegaskan pentingnya komitmen semua pihak untuk menerima hasil Kongres PWI dengan legowo. "Harus diterima semua pihak tanpa ada gugat-menggugat. Kami juga akan mengundang Dewan Pers, Kemenkomdigi, dan Kemenkumham sebagai saksi,” pungkasnya.

Langkah percepatan kongres ini diharapkan dapat mengakhiri konflik internal PWI dan memperkuat organisasi untuk menjalankan agenda-agenda besar wartawan Indonesia.

 

 

Komentar