Yonranratfib 2 Mar Dukung Lattek Jalasesya Taruna AAL
ASKARA – Prajurit Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi 2 Marinir (Yonranratfib 2 Mar) melaksanakan embarkasi pasukan dan materiel tempur ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin 592 Landing Platform Dock (LPD). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung latihan praktek (Lattek) Jalasesya Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II Angkatan Ke-72 di Dermaga Semampir, Koarmada II, Ujung Surabaya, Rabu malam (20/11).
Kendaraan tempur (Ranpur) jenis LVT-7 A1 yang dilengkapi Senjata Mesin Berat (SMB) M85 turut dikerahkan dalam embarkasi ini. Peran Ranpur ini sangat penting dalam mendukung Sistem Senjata Armada Terpadu, yang melibatkan kekuatan Marinir, kapal perang, pesawat udara, dan pangkalan militer. Kehadiran Ranpur dan materi latihan diharapkan memberikan wawasan sekaligus membangkitkan rasa bangga bagi para Taruna AAL sebagai calon pemimpin masa depan.
Di lokasi berbeda, Komandan Yonranratfib 2 Mar, Letkol Marinir Aloysius Yogandhi Nugroho, M.Tr.Opsla, menegaskan pentingnya kontribusi prajurit dalam memberikan wawasan kepada para Taruna. "Prajurit yang tergabung sebagai kru Ranpur harus mensupport kegiatan ini dengan memberikan pengetahuan tentang kesenjataan di Korps Marinir. Ranpur Yonranratfib 2 Mar adalah Alutsista utama dalam setiap operasi pendaratan amfibi Korps Marinir TNI AL," ungkapnya.
Letkol Yogandhi juga menekankan pentingnya peran Lattek Jalasesya dalam membentuk karakter Taruna AAL. “Latihan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Taruna menjadi pemimpin yang handal, profesional, dan berintegritas tinggi. Oleh karena itu, sumbangkan seluruh pengetahuan dan pengalaman kru tentang taktik, strategi, dan penggunaan Alutsista, khususnya Ranpur Yonranratfib 2 Mar,” ujar Komandan Yonranratfib 2 Mar.
Lattek Jalasesya dirancang untuk membekali Taruna AAL dengan pengalaman nyata, menjadikan mereka pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan tugas di lapangan, khususnya dalam operasi pendaratan amfibi.

Komentar