Selasa, 21 Juli 2026 | 18:47
COMMUNITY

Jalur Pendakian Senaru Gunung Rinjani Kembali Dibuka Pasca Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Senaru Gunung Rinjani Kembali Dibuka Pasca Kebakaran Hutan
Gunung Rinjani (Pixabay)

ASKARA – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat mengumumkan bahwa jalur pendakian Senaru Gunung Rinjani telah resmi dibuka kembali setelah sempat ditutup sementara akibat kebakaran hutan. Penutupan sebelumnya dilakukan untuk memastikan keselamatan pendaki dan proses pemulihan kawasan yang terdampak.

"Kondisi saat ini sudah kembali normal, sehingga jalur wisata pendakian Senaru menuju Gunung Rinjani Lombok resmi dibuka kembali mulai 16 November 2024," ujar Kepala Balai TNGR Nusa Tenggara Barat, Yarman, dalam keterangan pers di Lombok Tengah pada Sabtu (16/11).

Kebakaran yang melanda kawasan Gunung Rinjani pada awal November sempat menghanguskan sebagian area hutan di sekitar jalur pendakian. Namun, berkat upaya intensif dari tim pemadam, relawan, dan masyarakat sekitar, situasi berhasil terkendali, dan jalur pendakian dinyatakan aman untuk kembali dikunjungi.

Yarman menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran dan pemulihan kawasan. Ia juga mengingatkan para pendaki untuk mematuhi aturan pendakian demi menjaga kelestarian alam. "Kami mengimbau para pendaki untuk lebih berhati-hati dan mengikuti arahan petugas agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Dengan dibukanya jalur pendakian Senaru, wisatawan kembali memiliki kesempatan untuk menikmati keindahan alam Gunung Rinjani, salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Namun, TNGR tetap mewajibkan pendaki untuk mengikuti prosedur pendakian resmi, termasuk registrasi, pemanduan, dan larangan membawa barang yang dapat memicu kebakaran.

Pembukaan jalur ini disambut positif oleh masyarakat dan pelaku wisata di Lombok. "Kami senang jalur Senaru sudah kembali dibuka. Ini akan membantu meningkatkan kunjungan wisata ke Lombok," kata Syahrul, seorang pemandu wisata lokal.

Dengan normalnya aktivitas pendakian, Balai TNGR berharap kesadaran pendaki untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, sehingga keindahan Gunung Rinjani tetap lestari untuk generasi mendatang.

 

 

 

 

Komentar