Kamis, 04 Juni 2026 | 06:56
COMMUNITY

Keren! Inilah ide Cemerlang Cawabup Pandeglang Ratu Anita

Keren! Inilah ide Cemerlang Cawabup Pandeglang Ratu Anita
Ratu Anita sesaat menerima pengaduan warga Mauk Pandeglang (int)

ASKARA - Ratu Anita, atau yang dikenal dengan nama lengkap Ratu Anita Sangadiah, adalah salah satu calon wakil bupati Pandeglang yang maju dalam Pilkada Kabupaten Pandeglang 2024. Beliau berpasangan dengan Aap Aptadi, dan mereka maju melalui jalur independen.

Ratu Anita Sangadiah adalah putri dari Abah KH Tb Sangadiah, seorang tokoh ulama kharismatik di Banten. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum, dengan gelar S-1 dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) pada tahun 2005.

Selain itu, Ratu Anita juga dikenal sebagai Ketua Museum Pusaka Banten, yang menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian budaya dan sejarah Banten.

Pengalaman dan Aktivitas

Ratu Anita aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan sosial. Beliau pernah menjabat sebagai ketua dewan pengawas Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) pada periode 2010-2024, bendahara Kongres Advokat Indonesia (KAI) pada periode 2018-2023, dan dewan pembina Gerakan Anti Narkotika Nasional (Granat) Banten pada periode 2020-2023.

Aktivitasnya yang beragam menunjukkan komitmennya dalam berbagai bidang, termasuk pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya.

Visi dan Misi

Pasangan Aap Aptadi dan Ratu Anita memiliki visi untuk menciptakan Pandeglang yang agamis, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan peran pemerintah dalam bidang pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ratu Anita juga menegaskan komitmennya untuk memastikan pemerataan infrastruktur bagi seluruh masyarakat Pandeglang.

Harapan untuk Pandeglang

Dengan pengalaman dan dedikasinya, Bunda Anita berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Pandeglang. Beliau berjanji akan mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Pandeglang, serta menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah yang ada.

Komentar