Myeongdong, Surga Wisata Belanja dan Ziarah Umat Katolik di Seoul
ASKARA - Salah satu destinasi wisata yang paling populer di Seoul, Korea Selatan, adalah pusat perbelanjaan Myeongdong. Kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai negara, dan menjadi pilihan utama untuk berbelanja serta menikmati suasana kota. Ratusan toko di Myeongdong menawarkan beragam produk, mulai dari pakaian, kosmetik, hingga restoran khas Korea. Menjelang sore hari, para pedagang kaki lima memenuhi jalanan dengan berbagai dagangan, seperti pernak-pernik, pakaian, tas, sepatu, hingga aneka jajanan khas Korea yang menggugah selera.
Di tengah keramaian, terdapat bangunan besar yang dijaga ketat oleh polisi, yaitu Kedutaan Besar Tiongkok, yang menarik perhatian karena penjagaan super ketatnya mirip dengan kedutaan Amerika. Selain itu, di sudut lain, wisatawan dapat menemukan Gereja Katedral Myeongdong, bangunan bersejarah yang menjadi pusat ziarah rohani umat Katolik.
Gereja Katedral Myeongdong adalah katedral pertama di Kota Seoul yang didirikan oleh Pastor Eugene Coste dari Prancis pada masa pemerintahan Dinasti Joseon. Katedral ini berdiri di atas tanah yang dibeli pada tahun 1883 dan resmi dibuka pada Mei 1898. Awalnya bernama Katedral Jonghyeon, nama ini kemudian diubah menjadi Katedral Myeongdong pada tahun 1945 untuk memperingati kemerdekaan Korea dari Jepang. Katedral ini juga berfungsi sebagai pusat Keuskupan Agung Seoul dan merupakan tempat bersejarah bagi komunitas Katolik Roma di Korea Selatan.
Meski ramai oleh wisatawan, Myeongdong dikenal aman dari aksi pencopetan. Pengawasan ketat melalui CCTV di berbagai sudut jalan memastikan keamanan para pengunjung, sehingga mereka dapat menikmati suasana dengan tenang. Bagi yang berkunjung ke Seoul, Myeongdong bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga tempat bernilai spiritual yang patut dikunjungi.

Komentar