Pagi ini Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Kembali Erupsi
ASKARA — Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Sabtu (9/11) dini hari, sekitar pukul 04.40 WITA. Gunung ini memuntahkan guguran lava pijar yang tampak jelas mengarah ke berbagai penjuru. Erupsi ini menambah daftar panjang aktivitas vulkanik di wilayah NTT, yang sering kali mengharuskan masyarakat waspada terhadap kemungkinan bahaya.
Informasi mengenai erupsi ini diperoleh dari Pos Pengungsian Mandiri di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki. Dari titik pengamatan ini, para petugas dan warga sekitar bisa menyaksikan aliran lava pijar yang memancar dari puncak gunung, disertai dengan cahaya merah yang menjulang tinggi ke langit.
Guguran lava pijar yang terlihat dari kejauhan juga diiringi oleh beberapa kali suara gemuruh yang terdengar jelas di sekitar area pengamatan. Menurut keterangan warga, suara gemuruh sudah terdengar sejak sekitar pukul 02.00 WITA, sebelum akhirnya lava pijar mulai terlihat dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Erupsi ini menjadi perhatian serius bagi warga yang tinggal di sekitar gunung, terutama mereka yang berada di desa-desa sekitar lereng gunung. Pihak berwenang pun telah memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada dan segera mengungsi apabila tanda-tanda aktivitas meningkat. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari aktivitas dalam radius tertentu dari puncak gunung guna menghindari risiko yang lebih besar.
Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama tim pemantau masih terus melakukan observasi terhadap aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki untuk mengantisipasi potensi erupsi susulan. Data dan informasi dari pengamatan ini akan terus diperbarui dan disebarluaskan kepada masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan bencana.
Gunung Lewotobi Laki-laki termasuk dalam deretan gunung berapi aktif di NTT yang kerap menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Dengan terjadinya erupsi ini, masyarakat diharapkan tetap tenang namun siap siaga menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Komentar