Rabu, 22 Juli 2026 | 20:04
OPINI

Budaya Kehidupan

Budaya Kehidupan
Ilustrasi Budaya Kehidupan (Dok Rm Yos)

ASKARA - Budaya kehidupan lawannya budaya kematian. Budaya kehidupan mendekatkan diri pada Penciptaan Allah.

Allah mencipta manusia di hari ke-6 Adam dan Eva dr rusuk Adam. Perempuan itu empunya pria, setara, melengkapi, menyempurnakan. Pria dan perempuan menyatu menjadi 1 daging.

Budaya lawan penciptaan Allah: iri hati, benci, dendam, sumpah serapah, pembunuhan karakter, sikap bermusuhan.

St. Agustinus (De Civitate Dei) menuliskan Gereja sbg mempelai yg dikasihi Kristus, kesatuan rohani dimana pengorbanan sempurna melambangkan kasih seorang suami kepada isteri.

Relasi iman itu layaknya menjadi "anak-anak Allah": polos, apa adanya, tidak ada kepalsuan dan 'depend on' (amat bergantung) penuh percaya.

Kesatuan hubungan harmonis juga prasyarat hidup berbangsa - bernegara. Sila ke-3 Pancasila ingatkan 'Persatuan Indonesia' adalah anugerah Allah yg perlu dirawat, dijaga dipelihara sebagai pengejawantahan Sila ke-1.

Mari upayakan persatuan, mulai dari keluarga, handai taulan dan kerabat rayakan anugerah Allah.

 

+bSalam Sehat Berlimpah Berkat

Rm. Yos Bintoro, Pr

Komentar